Menikmati Kopi Padang Di Kedai Kopi Marco
- Detail
- Ditulis oleh admin1
- Kategori Induk: Rubrikasi
- Diterbitkan pada 31 Agustus 2017
- Diperbarui pada 31 Agustus 2017
- Dibuat pada 31 Agustus 2017
- Dilihat: 3271

JAKARTA – Sukses dengan jaringan restoran bergaya casual dining Marco Padang Bistro, PT.Artisan Kuliner Nusantara yang mengangkat kuliner Sumatera Barat, khususnya masakan Padang baru saja meluncurkan brand barunya Kedai Kopi Marco. Hadir dengan konsep baru, Kedai Kopi Marco menghadirkan layanan semi-self service yaitu pengunjung dapat memesan makanan dan minumannya langsung di kasir, kemudian pesanan akan diantar oleh pramusaji ke meja pemesan.
“Hal ini kami ciptakan karena kedai Kedai Kopi Marco memiliki konsep yang lebih cepat dan simple dari outlet kami yang sebelumnya ada. Walaupun ada beberapa menu yang disiapkan secara ala minute dimana makanan langsung dimasak begitu diorder , jelas Eduardus Chandra, Chief Operating Officer PT.Artisan Kuliner Nusantara.

Kedai Kopi Marco menghadirkan menu-menu andalan beberapa diantaranya adalah menu yang hanya bisa ditemui di Kedai Kopi Marco seperti Krim Bru Lim dan Lim Pau. Krim Bru Lim sendiri merupakan cream brulee dengan paduan bahan tradisional yang tersedia dalam tiga varian yaitu Kelapa dimana ditambahkan paduan kelapa muda didalamnya, sedangkan varian Durian ditambahkan durian yang legit didalamnya. Untuk varian Kopi, Krim Bru Lim menggunakan paduan kopi Padang andalan Kedai Kopi Marco. Menu baru lain yang hanya tersedia di Kedai Kopi Marco adalah Lim Pau dimana steamed bun yang diisi dengan ayam panggang khas Marco dan Rendang Hitam Kayu Bakar yang jadi andalan. Sedangkan menu minuman kopi andalan adalah Iced Shaken Kopi/Susu dan Kopi Padang Panas/Susu. Sedangkan untuk makanan berat tersedia menu Nasi Padang Chef Marco Dendeng Cah Pade, Nasi Padang Chef Marco Barramundi Panggang, dan Nasi Padang Chef Marco Ayam Panggang.

“Apa yang kita sajikan kopi di sini sebuah experience, bagaimana orang Padang menikmati kopi. Karena budaya orang Padang di sana berbeda, kopi Padang mereka itu es kopi dan sudah ada gulanya," jelas Chef Marco di Gandaria City, Jakarta Selatan, Rabu, 23 Agustus 2017.
Untuk menjaga citarasa otentik, sebagian besar menu yang disajikan di Kedai Kopi Marco menggunakan bahan baku yang didatangkan langsung dari Sumatera Barat. Berlokasi di Mainstreet lt UG Unit MU 32 Mal Gandaria City, Kedai Kopi Marco buka dari pukul 10.00 – 22.00 setiap harinya.P&B/Novi Amaliyah
Berkah Lezat Bango Bagikan 10.000 Bingkisan Pada Kaum Dhuafa
- Detail
- Ditulis oleh admin1
- Diterbitkan pada 31 Agustus 2017
- Diperbarui pada 31 Agustus 2017
- Dibuat pada 31 Agustus 2017
- Dilihat: 1955

JAKARTA - Bango, kecap produksi PT Unilever Indonesia, Tbk. kembali melanjutkan komitmennya untuk memberikan berbagai inspirasi kelezatan hidangan kambing di hari raya Idul Adha. Tahun ini, Bango menggelar serangkaian aktivitas istimewa bertema “Berkah Lezat Bango” berupa kegiatan yang akan digelar di enam kota besar di Indonesia, disertai berbagai aktivitas di ranah digital dalam rangka merayakan Idul Adha sebagai momen istimewa untuk berbagi berkah dan kebersamaan.
Kaninia Radiatni selaku Senior Brand Manager Bango PT Unilever Indonesia, Tbk. menuturkan, “Berqurban di hari raya Idul Adha mengingatkan kita untuk berbagi berkah dan rezeki, baik dengan orang-orang terdekat ataupun mereka yang membutuhkan. Dengan berbagi daging qurban kepada kaum Dhuafa dan pihak-pihak lain yang berhak sebagai bentuk mensyukuri nikmat, semua umat muslim berkesempatan menikmati aneka hidangan khas Idul Adha yang lezat sehingga perayaan hari raya ini menjadi lebih hangat dan penuh makna.”
Terinspirasi dari hal ini, Bango mempersembahkan program “Berkah Lezat Bango” berupa serangkaian aktivitas yang bertujuan menghangatkan suasana hari raya Idul Adha dengan kelezatan aneka hidangan kambing yang otentik. Aktivitas yang pertama adalah sebuah activation bertema “Dapur Lezat Bango” yang akan digelar di hari raya Idul Adha pada tanggal 1 September 2017 mendatang. Bermitra dengan Lembaga Amil Zakat Nasional Al-Azhar, kegiatan ini akan secara serempak diadakan di tujuh masjid yang tersebar di enam kota besar di Indonesia. Ketujuh masjid tersebut adalah: Masjid Agung Al-Azhar dan Masjid Al-Azhar Sentra Primer (Jakarta), Masjid Cheng Ho (Surabaya), Masjid Agung Jawa Tengah (Semarang), Masjid Ki Marogan (Palembang), Masjid Al Jihad (Medan), dan Masjid Raya Makassar (Makassar).
Sigit Iko Sugondo selaku Direktur Lembaga Amil Zakat Nasional Al-Azhar menerangkan, “Pemilihan masjid-masjid ini didasarkan atas beberapa faktor, seperti lokasi yang strategis, luas area masjid, kekayaan sejarah dan peranan penting masjid tersebut di tengah masyarakat lokal, jumlah penerima manfaat, serta faktor-faktor teknis lainnya yang dapat mendukung keamanan dan kelancaran kegiatan di masing-masing lokasi.”
Secara total, “Dapur Lezat Bango” akan membagikan 10.000 bingkisan kepada kaum Dhuafa. Selain berisi daging dari pemotongan qurban di masjid, bingkisan ini dilengkapi dengan hidangan kambing legendaris siap santap yang diolah langsung oleh para legenda kuliner dari kota masing-masing, kecap Bango, serta bahan-bahan masak yang nantinya dapat mereka gunakan untuk mengolah daging qurban yang mereka peroleh di rumah masing-masing.
Hari ini turut hadir dua dari sosok-sosok legenda kuliner yang akan terlibat dalam aktivitas “Dapur Lezat Bango” nanti. Mereka merupakan para penjaja hidangan kambing favorit yang terkenal akan konsistensinya dalam menjaga kelezatan dan keotentikan hidangan mereka dari waktu ke waktu. Yang pertama adalah Rumah Makan Nasi Ulam Ibu Yoyo (Jakarta) dengan hidangan Gorengan Kambing sebagai salah satu menu unggulan dari rumah makan yang telah berdiri sejak tahun 1951 ini. Berbeda dari namanya, hidangan ini adalah campuran antara gulai dan semur. Disajikan dalam kuah yang lezat dan gurih, kita dapat memilih isiannya, yaitu daging, jeroan atau campur.

Legenda kuliner yang kedua adalah Gecok Kambing Mantep Roso (Semarang). Gecok merupakan hidangan otentik khas kecamatan Tuntang, kabupaten Semarang. Kemunculan gecok di wilayah ini dimulai tahun 1940an, dimana salah satu pedagang gecok yang paling legendaris dan bertahan hingga kini adalah Gecok Kambing Mantep Roso. Awalnya gecok dikenal sebagai obat capek atau lelah karena paduan pedas antara merica dan cabai Jawa (atau cabai Jamu) membuat tubuh jadi berkeringat dan terasa lebih segar. Uniknya lagi, ketika disantap, kuahnya terasa sedikit berpasir karena kelapa sangrai yang ditambahkan ke dalamnya. P&B
95 Pesan Untuk Masa Depan Frisian Flag Untuk Membangun Ikatan Keluarga Yang Kuat
- Detail
- Ditulis oleh admin1
- Diterbitkan pada 24 Agustus 2017
- Diperbarui pada 24 Agustus 2017
- Dibuat pada 24 Agustus 2017
- Dilihat: 3898

JAKARTA – Keluarga merupakan tumpuan yang sangat penting dalam perkembangan psikologis seseorang khususnya pada tumbuh kembang anak. Tak hanya sebuah didikan moral, peran gizi yang seimbang juga sangat mempengaruhi kesehatan fisik maupun emosional seluruh anggota keluarga. Selama 95 tahun, Frisian Flag telah menjadi bagian dari kehidupan dan pertumbuhan keluarga Indonesia dan menyaksikan bahwa keluarga yang penuh dengan nilai-niali kebaikan dan diwariskan dari generasi ke generasi. Bertepatan dengan perayakan hari jadi ke 95 tahun PT, Frisian Flag Indonesia menggelar kampanye “95 Pesan untuk Masa Depan”.
kampanye ini bertujuan untuk membagikan ilmu serta pesan kearifan untuk membangun ikatan keluarga yang lebih kuat dan sejahtera. Hai itu pun sesuai dengan visi dan misi Frisian Flag yakni ingin selalu memberikan yang terbaik dengan mempersembahkan produk-produk susu yang bergizi dan bernutrisi.
Kampanye yang diluncurkan pada Awal Agustus lalu berlangsung di Hotel Ayana MidPlaza Jakarta Pusat yang turut dihadiri oleh Sosiolog dari Universitas Indonesia yakni Prof Dr. Paulus Wirutomo,M.Sc , Alan Budikusuma, dan Susi Susanti, serta jajaran dari Frisian Flag Indonesia.
Masing-masing pembicara memberikan informasi yang berguna dan pastinya berguna untuk masyarakat luas. “Kondisi masyarakat berubah dari masa ke masa maka pesan kearifan keluarga terus diuji seiring berjalannya waktu. Pesan kearifan keluarga mengandung nilai-nilai dasar kebaikan akan selalu menjadi bahan pertimbangan penting dalam menghadapi berbagai tantangan dalam kehidupan yang tengah dihadapi oleh tiap generasi keluarga sebagai suatu pegangan hidup,” tutur Prof. Paulus Wirutomo, M.Sc.
Alan Budikusuma dan Susi Susanti juga berkomentar bahwa Keluarga ialah pendukung utama untuk berprestasi, orang tua juga merupakan sosok yang mendidik untuk meraih kesuksesan dengan cara kerja keras dan berusaha sehingga mereka bisa menjadi inspirasi tokoh yang amat sukses hingga sekarang.
Marketing Director, Felicia Julian juga mengajak para keluarga Indonesia untuk berbagi kearifan keluarga dengan berbagi pesan dengan mengunggah di website resmi mereka yaitu frisianflag.com dan pesan yang terpilih akan dicantumkan di kemasan khusus produk Frisian Flag Indonesia dalam rangka HUT ke 95 tahun. P&B
Inspirasi Kreasi Pemenang Lomba Masak So Good Untuk Keluarga Indonesia
- Detail
- Ditulis oleh admin1
- Diterbitkan pada 25 Agustus 2017
- Diperbarui pada 25 Agustus 2017
- Dibuat pada 24 Agustus 2017
- Dilihat: 2917

JAKARTA - Setelah menggelar lomba kreasi masak SAAT RAMADHAN, SAATNYA SO GOOD pada tanggal 14 Juni – 23 Juli 2017 lalu, So Good kini mengumumkan pemenang lomba. Bertempat di Kopi Kalyan Jakarta Selatan Agustus lalu, terpilih 6 orang pemenang lomba masak dari dua kategori yakni So Good Ayam Potong dan So Good Siap Masak. Ada sekitar 800 kreasi resep yang masuk dalam lomba ini. Penilaian para pemenang ini terpilih berdasarkan nilai dari penyajian, kreatifitas dan inovasi. Inovasi ini salah satunya adalah mengangkat kreasi resep klasik khas Indonesia yang mulai sudah jarang ditemui dan diolah kembali menjadi sajian yang tak hanya unik, otentik tapi juga bernilai gizi tinggi.
“Pemenang-pemenang yang dipilih adalah mereka yang berhasil menghadirkan kreasi masakan yang masuk dalam unsur-unsur penilaian yang kami cari. Yaitu kreasi masak yang menggunakan atau memilih bahan-bahan yang mudah dicari dan tepat dan bahan-bahan itu pun akhirnya yang membuat masakan menjadi lezat, cara pengolahan dan teknik memasak, ide dan kreatifitas, dan cara penyajian masakannya," beber Hartony Ho selaku Brand Manager dari PT So Good Food.
Berikut ini adalah nama-nama pemenang dari tiap kategori

Kreasi Masak menggunakan So Good Ayam Potong
- Pemenang I dengan kreasi Mangut Ayam Daun Pepaya, dimenangkan oleh Enni Faizah dari Yogyakarta.
- Pemenang II dengan kreasi Garang Asem Enoki So Good Gondorasih dimenangkan oleh Ridha An Nisa dari Pati Jawa Tengah.
- Pemenang III dengan kreasi Arsik Ayam Bumbu Kecombrang, dimenangkan oleh Alexandria Keny dari Kendal, Jawa Tengah.
Kreasi Masak menggunakan So Good Siap Masak
- Pemenang I dengan kreasi Bakso Penyet So Good Laksa Spesial, dimenangkan oleh Chika Afandi dari Medan.
- Pemenang II dengan kreasi Balado Terung Gulung Isi Chicken Stick Premium, dimenangkan oleh Yutakanayuta dari Malang.
- Pemenang III dengan kreasi Chicken Wing Mi Titi, dimenangkan oleh Setianingsih Sumaryo dari Jakarta.
- Turut memberi hadiah secara simbolis Any Astuti selaku Marketing Manager So Good dan Hartony Ho selaku Brand Manager So Good. Tak ketinggalan Chef Ari Galih mendemokan dua resep dari pemenang I masing-masing kategori yakni Bakso Penyet So Good Laksa Spesial dan Mangut Ayam So Good Daun Pepaya.
Tertarik untuk mencoba berbagai kreasi resep para pemenang lomba masak So Good tersebut? Yuk klik tautannya dan selamat mencoba. P&B
Chocolate Cheesecake, Varian Baru Dari Uncle Tetsu
- Detail
- Ditulis oleh admin1
- Kategori Induk: Rubrikasi
- Diterbitkan pada 23 Agustus 2017
- Diperbarui pada 30 Agustus 2017
- Dibuat pada 23 Agustus 2017
- Dilihat: 15153

JAKARTA - Uncle Tetsu Indonesia baru-baru ini meluncurkan produk terbaru Chocolate Cheesecake. Varian terbaru ini merupakan perpaduan cream cheese dan cokelat yang didatangkan langsung dari Eropa. Chocolate Cheesecake Uncle Tetsu ini juga disertai







