Cerdasnya Mengelola Katering Tanpa Juru Masak Bersama Yuyun Anwar di LeZAT Academy
- Detail
- Ditulis oleh admin1
- Kategori Induk: Rubrikasi
- Diterbitkan pada 02 November 2017
- Diperbarui pada 08 November 2017
- Dibuat pada 02 November 2017
- Dilihat: 3410

LeZATAcademy.com, Surabaya – Berangkat dari kesuksesan beberapa kelas yang bekerjasama dengan YAI (Yuyun Anwar Institut) terutama dikelas bizcamp yang di beberapa angkatan sebelumnya sangat sukses. Dan hal tersebut terbukti dengan kembalinya LeZAT Academy mengadakan 3 Days Biz Champ diakhir bulan September 2017 kemarin .
Anuga FoodTec 2018 Akan Diramaikan 1700 Perusahaan Dari 80 Negara
- Detail
- Ditulis oleh admin1
- Kategori Induk: Rubrikasi
- Diterbitkan pada 18 Oktober 2017
- Diperbarui pada 18 Oktober 2017
- Dibuat pada 18 Oktober 2017
- Dilihat: 3550

JAKARTA – Lebih dari 1700 perusahaan dari 80 negara dipastikan akan mengikuti pameran akbar berbasis teknologi makanan dan minuman terbesar sedunia. Allgemeine Nahrung Und Genussmittel Austellung (ANUGA). Anuga FoodTec 2018 yang akan kembali digelar di Cologne, Jerman pada 20 – 30 Maret 2018. Gelaran setiap tiga tahun sekali tersebut menjadi salah satu event akbar yang ditunggu-tunggu pelaku industri makanan. Sebagai salah satu pameran industry makanan minuman terbesar yang menjadi wadah untuk menghadirkan teknologi terbaru bagi idustri pengolahan makanan dan minuman.
Anuga FoodTec 2018 bukan hanya sebuah pameran produk makanan dan minuman, namun juga menggaris bawahi posisinya sebagai platform bisnis terpenting untuk makanan dan minuman," ujar Kepala Operasional Koelmesse GmbH, Katharina Hamma dalam acara yang diinisiasi Ekonid (Kadin Jerman), di Jakarta, Selasa (27/10/2017).
Katharina mengatakan pameran bertajuk "Satu untuk Semua, Semua dalam Satu" ini, bisa menjadi ajang bisnis pelaku industri mamin. Para pebisis di sektor mamin bertemu muka, bertukar ide dan gagasan dan menelurkan sejumlah kontrak kerja sama bahkan transfer teknologi industri pengolahan mamin.
Beragam jenis bahan makanan mulai dari vegetarian (vegan), makanan kemasan, makanan sehat, makanan organik hingga makanan halal dan kosher ditampilkan dalam pameran mamin internasional ini. Banyaknya perusahaan yang menyatakan turut serta, membuat pameran ini menjanjikan tampilnya produk-produk baru yang kaya protein, baik produk daging, vegan, maupun makanan ringan. Makanan kaya protein menjadi tren bagi orang-orang yang memperhatikan kesehatan, diet seimbang untuk kebugaran mental dan fisik. Aneka makanan yang diproduksi dengan kandungan lemak rendah sangat cocok untuk penggemar fitness," tambahnya.

Pameran ini menampilkan kemajuan industri pengemasan. Makanan dalam kemasan dan siap pakai bukan hal baru, tapi peserta pameran Anuga FoodTec 2018 menunjukkan versi baru, ukuran kemasan dan format segar yang cerdas. Misalnya, pasta lengkap dengan saus dan bahan pelengkap lainnya.
Pameran ini juga akan diisi dengan berbagai forum pembahasan materi tentang perkembangan teknologi dan inovasi di dunia mamin. Termasuk penggunaan robot dalam proses produksi makanan, teknologi pengepakan, hingga regulasi teknologi pengolahan daging.
Dalam kesempatan sama, Kepala Operasional DLG (Kelompok Pertanian Jerman), Simone Schiller menyatakan ditunjukkan kota Cologne menjadi tuan rumah karena telah menjadi jantung kota di Eropa dan memiliki sektor pariwisata yang menarik. Simone mengungkapkan ada 36 museum dan lebih dari 100 galeri seni ada di Cologne. Katedral Cologne juga memiliki daya tarik wisata, selain kawasan kota tua yang mengesankan.
Indonesia sendiri berpartisipasi dalam gelaran ini 7-11 Oktober lalu. Sebanyak 17 perusahaan yang mengikuti gelaran ini difasilitasi oleh Kementrian Perindustrian. Adapun produk-produk Indonesia yang dipamerkan dalam ajang bergengsi tersebut antara lain makanan ringan, permen, ikan olahan, mie instan, bahan makanan organik hingga rempah-rempah. Adapun Provinsi Sumbar yang turut serta dalam pameran ini akan memamerkan produk unggulan IKM mereka seperti rendang kaleng dan gula coklat (brown sugar). Produk-produk tersebut akan menempati Pavilion Indonesia seluas 152 meter persegi yang difasilitasi Kementerian Perindustrian.
Selain 17 perusahaan yang difasilitasi Kemenperin, Enny menambahkan, ada tujuh perusahaan mandiri yang juga akan mengikuti pameran tersebut. ANUGA akan dimanfaatkan pemerintah dan pelaku usaha untuk mencari pasar baru bagi produk-produk industri makanan dan minuman di Eropa. ANUGA sendiri pertama kali digelar pada tahun 1919 lalu di Stuttgart, Jerman. Hingga kini, ANUGA dikenal sebagai salah satu pameran makanan dan minuman berskala internasional terbesar di dunia. P&B
5 Manfaat Olahraga Bagi Kesehatan Tubuh
- Detail
- Ditulis oleh admin1
- Diterbitkan pada 30 September 2017
- Diperbarui pada 30 September 2017
- Dibuat pada 30 September 2017
- Dilihat: 31550

Menikmati udara segar, membuat tubuh lebih bugar, apalagi yang bisa diperoleh dari olahraga? Aktivitas fisik ini memang riskan sekali untuk ditinggalkan. Tubuh perlu bergerak untuk memaksimalkan fungsinya dan olahraga adalah cara mudah yang bisa dilakukan. Baik untuk anak kecil, orang dewasa sampai lansia pun masih memerlukan olahraga untuk menunjang kesehatan. Apa sih manfaat olahraga ini sendiri bagi tubuh? Dapatkan informasi lengkapnya sebagai berikut.
Menjauhkan dari beragam penyakit
Manfaat pertama dari olahraga adalah meningkatkan daya tahan tubuh agar tidak mudah terserang penyakit. Kathleen Zelman, MPH, RD, LD, direktur kesehatan WebMD, menjelaskan ketika olahraga tubuh akan lebih bebas bergerak. Ini akan memicu proses metabolisme dan sirkulasi darah menjadi lebih lancar. Hasilnya tubuh lebih sehat dan kuat serta tak mudah terserang penyakit.
Membuat tubuh lebih tegap
Gerakan yang dilakukan saat olahraga merangsang semua bagian tubuh agar lebih fleksibel. Otot tubuh juga menjadi lebih elastis dan tidak kaku. Bagi anak-anak olahraga amat penting untuk menunjang postur tubuhnya. Menurut Kathleen, anak yang rutin berolahraga sejak kecil akan memiliki postur tubuh yang tegap dan tidak membungkuk saat berjalan.
Merangsang pertumbuhan ideal
Saat tubuh digunakan untuk beraktivitas, kalori yang ada di dalamnya akan terbakar lebih sempurna. Kathleen menjelaskan kalori ini akan diproses menjadi energi secara keseluruhan tanpa ada yang tersisa dan berpotensi menimbulkan tumpukan lemak tubuh. Tubuh mendapatkan suplai nutrisi yang cukup untuk melancarkan proses pertumbuhan dan perkembangan secara ideal.
Meningkatkan daya pikir
Selain bermanfaat bagi fisik tubuh, Kathleen kembali menjelaskan jika olahraga teratur juga memiliki peran yang baik untuk meningkatkan daya pikir anak. Buah dari aktivitas fisik yang dilakukan secara rutin membuat otak lebih tercukupi asupan gizinya. Otak berkembang secara berkala dan membuat si kecil lebih pintar saat proses belajar tiba.
Meningkatkan nafsu makan
Kebaikan ini mungkin yang amat dibutuhkan oleh si kecil. Gerakan yang dilakukan saat berolahraga merangsang organ pencernaan juga aktif bergerak. Organ pencernaan akan bekerja lebih optimal untuk menyesuaikan kebutuhan energi bagi tubuh. Makanan yang masuk ke dalam perut akan terproses secara keseluruhan dan membuat si kecil akhirnya mengalami lapar. Dia pun akan makan lebih lahap beragam hidangan sehat yang sudah Anda sajikan. Demikian penjelasan terakhir Kathleen Zelman yang juga ahli gizi ini.
Sudah mengertikan manfaat penting olahraga bagi kesehatan, yuk langsung ajak si kecil olahraga bersama-sama.
Anuga FoodTec 2018 Akan Diramaikan 1700 Perusahaan Dari 80 Negara
- Detail
- Ditulis oleh admin1
- Kategori Induk: Rubrikasi
- Diterbitkan pada 18 Oktober 2017
- Diperbarui pada 18 Oktober 2017
- Dibuat pada 18 Oktober 2017
- Dilihat: 3646

JAKARTA – Lebih dari 1700 perusahaan dari 80 negara dipastikan akan mengikuti pameran akbar berbasis teknologi makanan dan minuman terbesar sedunia. Allgemeine Nahrung Und Genussmittel Austellung (ANUGA). Anuga FoodTec 2018 yang akan kembali digelar di Cologne, Jerman pada 20 – 30 Maret 2018. Gelaran setiap tiga tahun sekali tersebut menjadi salah satu event akbar yang ditunggu-tunggu pelaku industri makanan. Sebagai salah satu pameran industry makanan minuman terbesar yang menjadi wadah untuk menghadirkan teknologi terbaru bagi idustri pengolahan makanan dan minuman.
Anuga FoodTec 2018 bukan hanya sebuah pameran produk makanan dan minuman, namun juga menggaris bawahi posisinya sebagai platform bisnis terpenting untuk makanan dan minuman," ujar Kepala Operasional Koelmesse GmbH, Katharina Hamma dalam acara yang diinisiasi Ekonid (Kadin Jerman), di Jakarta, Selasa (27/10/2017).
Katharina mengatakan pameran bertajuk "Satu untuk Semua, Semua dalam Satu" ini, bisa menjadi ajang bisnis pelaku industri mamin. Para pebisis di sektor mamin bertemu muka, bertukar ide dan gagasan dan menelurkan sejumlah kontrak kerja sama bahkan transfer teknologi industri pengolahan mamin.
Beragam jenis bahan makanan mulai dari vegetarian (vegan), makanan kemasan, makanan sehat, makanan organik hingga makanan halal dan kosher ditampilkan dalam pameran mamin internasional ini. Banyaknya perusahaan yang menyatakan turut serta, membuat pameran ini menjanjikan tampilnya produk-produk baru yang kaya protein, baik produk daging, vegan, maupun makanan ringan. Makanan kaya protein menjadi tren bagi orang-orang yang memperhatikan kesehatan, diet seimbang untuk kebugaran mental dan fisik. Aneka makanan yang diproduksi dengan kandungan lemak rendah sangat cocok untuk penggemar fitness," tambahnya.

Pameran ini menampilkan kemajuan industri pengemasan. Makanan dalam kemasan dan siap pakai bukan hal baru, tapi peserta pameran Anuga FoodTec 2018 menunjukkan versi baru, ukuran kemasan dan format segar yang cerdas. Misalnya, pasta lengkap dengan saus dan bahan pelengkap lainnya.
Pameran ini juga akan diisi dengan berbagai forum pembahasan materi tentang perkembangan teknologi dan inovasi di dunia mamin. Termasuk penggunaan robot dalam proses produksi makanan, teknologi pengepakan, hingga regulasi teknologi pengolahan daging.
Dalam kesempatan sama, Kepala Operasional DLG (Kelompok Pertanian Jerman), Simone Schiller menyatakan ditunjukkan kota Cologne menjadi tuan rumah karena telah menjadi jantung kota di Eropa dan memiliki sektor pariwisata yang menarik. Simone mengungkapkan ada 36 museum dan lebih dari 100 galeri seni ada di Cologne. Katedral Cologne juga memiliki daya tarik wisata, selain kawasan kota tua yang mengesankan.
Indonesia sendiri berpartisipasi dalam gelaran ini 7-11 Oktober lalu. Sebanyak 17 perusahaan yang mengikuti gelaran ini difasilitasi oleh Kementrian Perindustrian. Adapun produk-produk Indonesia yang dipamerkan dalam ajang bergengsi tersebut antara lain makanan ringan, permen, ikan olahan, mie instan, bahan makanan organik hingga rempah-rempah. Adapun Provinsi Sumbar yang turut serta dalam pameran ini akan memamerkan produk unggulan IKM mereka seperti rendang kaleng dan gula coklat (brown sugar). Produk-produk tersebut akan menempati Pavilion Indonesia seluas 152 meter persegi yang difasilitasi Kementerian Perindustrian.
Selain 17 perusahaan yang difasilitasi Kemenperin, Enny menambahkan, ada tujuh perusahaan mandiri yang juga akan mengikuti pameran tersebut. ANUGA akan dimanfaatkan pemerintah dan pelaku usaha untuk mencari pasar baru bagi produk-produk industri makanan dan minuman di Eropa. ANUGA sendiri pertama kali digelar pada tahun 1919 lalu di Stuttgart, Jerman. Hingga kini, ANUGA dikenal sebagai salah satu pameran makanan dan minuman berskala internasional terbesar di dunia. P&B
Biskuit belVita Luncurkan Varian Rasa Baru Pisang dan Sereal
- Detail
- Ditulis oleh admin1
- Diterbitkan pada 26 September 2017
- Diperbarui pada 13 Oktober 2017
- Dibuat pada 26 September 2017
- Dilihat: 4248

JAKARTA - Biskuit merupakan camilan yang pas dan bisa dimakan sebagai makanan pengganjal perut kapan saja. Sukses dengan dua varian sebelumnya, Susu dan Sereal serta Madya dan Cokelat. Mondelez Indonesia memperkenalkan belVita Breakfast Pisang dan Sereal sebagai pendamping sarapan seimbang bagi mereka yang memiliki gaya hidup aktif sejak pagi hari.
Biskuit belVita hadir sebagai pilihan makanan pendamping sarapan bagi mereka yang memiliki gaya hidup aktif sejak pagi hari. Biskuit ini mengandung gandum utuh sekitar 8 gram atau 20% dari komposisi bahan yang berfungsi sebagai sumber karbohidrat kompleks dan kaya serat. Selain itu, belVita juga diperkaya 5 vitamin (A, B1, B2, B3, dan D) serta 3 mineral (Kalsium, Zat Besi, dan Seng). Rasa pisang sendiri dipilih karena buah berwarna kuning ini sudah melekat dengan selera kuliner orang Indonesia.
Kandungan gizi tersebut mampu memenuhi kebutuhan energi bagi masyarakat urban Indonesia yang rata-rata menghabiskan waktu sekitar 11 jam dalam menjalani rutinitas yang padat. Terlebih bagi masyarakat di kota-kota besar yang sering terjebak macet sehingga menghabiskan banyak waktu di jalan. Masyarakat dengan gaya hidup seperti ini butuh asupan energi seimbang.
Menurut ahli gizi Samuel Oetoro, “kebutuhan manusia harus sesuai dengan usia, tinggi badan, jenis kelamin dan aktifitas yang dilakukan. Maka disarankan untuk manusia sarapan terlebih dahulu sebelum memulai kegiatannya,” ucapnya. Dijelaskan dokter yang akrab disapa Samuel itu, bahwa menurut Departemen Kesehatan (Depkes) angka kecukupan gizi yang harus dimakan itu tinggi. Namun sayangnya, rata-rata orang Indonesia masih rendah dan jarang yang meluangkan waktu untuk sarapan.
Dengan hadirnya belVita, dapat menjadi solusi sarapan praktis dan sehat juga nikmat. Ditambahkan Maggie Effendy, Head of Biscuit Mondelez Indonesia bahwa dengan memakan 4 keping belVita didampingi dengan satu jenis buah-buahan serta minuman seperti susu, kopi, atau teh sudah cukup memenuhi kebutuhan kalori.
Hal ini ternyata juga dibenarkan oleh aktris sekaligus penyanyi Bunga Citra Lestari beserta suaminya Ashraf Sinclair yang memiliki kegiatan begitu padat. “Keluarga kita, terutama aku dulunya tidak terbiasa dengan sarapan karena harus ada waktu khusus untuk menyiapkannya. Tapi sekarang aku dan Ashraf selalu berusaha menyempatkan untuk sarapan,” ujar ibu dari Noah tersebut. P&B







