Trik Jitu Mengatasi Rasa Pusing Setelah Konsumsi Daging Kambing
- Detail
- Ditulis oleh admin1
- Kategori Induk: Rubrikasi
- Diterbitkan pada 24 Agustus 2018
- Diperbarui pada 24 Agustus 2018
- Dibuat pada 24 Agustus 2018
- Dilihat: 3048

Saat merayakan Hari Raya Idul Adha memang tak pernah lepas dengan hewan kurban kambing. Siapa yang tidak tergoda dengan berbagai aneka sajian dari daging kambing mulai dari gulai kambing, sate kambing, tongseng, tengkleng, sup kambing dan lain-lainnya. Perpaduan bumbu berempah yang diolah bersama dengan rasa gurih dari daging kambing membuat kita tidak akan tahan dengan sajian dari daging kambing. Namun selain kelezatannya jika dipadu bumbu berempah ternyata daging kambing mempunyai ciri khas bau yang sangat anyir dibandingkan dengan jenis hewan ternak lainnya, apalagi jika terlalu banyak mengkonsumsinya dapat membuat pusing pada beberapa orang walau ada juga yang menjadikannya sebagai obat penambah darah bagi para penderita anemia.
Penyebabnya rasa pusing setelah mengkonsumsinya karena kandungan zat besi yang sangat tinggi, meskipun zat besi sangat penting bagi tubuh. Namun jika berlebih akan menyebabkan keracunan dan pusing. Jika Anda ingin tetap bisa mengkonsumsi daging kambing yang sangatlah berlimpah saat Idul Adha tanpa rasa bersalah dan takut. Berikut beberapa trik mengatasinya setelah Anda mengkonsumsi daging kambing
Trik Jitu Konsumsi Daging Kambing Tanpa Alami Rasa Pusing Setelahnya

•Perbanyak Konsumsi Buah-buahan
Selain kandungan zat besi yang tinggi, daging kambing tinggi kolesterol sehingga menyebabkan pusing setelah mengonsumsinya. Makan buah seperti semangka, jeruk dan pisang setelah makan daging kambing sangat disarankan karena dapat membantu menetralkan kadar kolesterol dalam tubuh.

•Konsumsi Teh Hangat
Teh dipercaya dapat melarutkan lemak dalam tubuh. Selain itu kandungan teh juga dipercaya dapat melarutkan zat besi dalam daging kambing. Minum teh panas tawar setelah mengonsumsi daging kambing.
•Konsumsi Jus Jeruk
Minum jus jeruk setelah mengonsumsi daging kambing sangat disarankan. Hal ini karena air jeruk dapat melunturkan lemak dalam tubuh. Minum jus jeruk tanpa tambahan gula akan lebih baik. Selain itu kamu juga dapat minum jeruk hangat.

•Konsumsi Bawang Putih
Seperti para ahli sampaikan bawang putih memiliki banyak manfaat, salah satunya adalah mengurangi kadar kolesterol. Setelah makan daging kambing, usahakan untuk mengonsumsi bawang putih mentah. Kolesterol yang berkurang akan mengurangi rasa pusing setelah mengonsumsi daging kambing.
•Olah Daging Kambing Dengan Tepat
Olahan yang tepat dalam membantu meminimalkan resiko pusing dan sakit kepala Anda setelah mengkonsumsi makan daging kambing, oleh karena itu usahakan memilih olahan yang tepat misalnya membuat sup atau sate yang mengandung sedikit lemak

•Konsumsi Air Jeruk
Meminum air jeruk sangatlah bagus untuk melancarkan pencernaan dan melunturkan lemak tubuh. Maka minumlah air jeruk hangat setelah mengkonsumsi olahan daging kambing

•Konsumsi Aneka Sayuran
Sayuran sangatlah bagus untuk membantu menurunkan tekanan darah dan kolesterol setelah mengkonsumsi daging kambing. Dan jenis sayuran yang sangat direkomendasikan untuk dikonsumsi yaitu mentimun, wortel, tomat, kol dan kemangi

•Lakukan Olahraga Ringan Dengan Teratur
Lakukan olahraga ringan dengan teratur sangatlah bagus sekali untuk menetralisir rasa pusing setelah konsumsi daging kambing. Jenis olahraga ringan yang bisa Anda lakukan dengan teratur seperti jalan santai, jogging, bersepeda dan lain-lainnya.*PB
Persiapkan Masa Pensiun Karyawan PT. Angkasa Pura Indonesia Dengan Pelatihan Berwirausaha Kuliner
- Detail
- Ditulis oleh admin1
- Diterbitkan pada 24 Agustus 2018
- Diperbarui pada 20 September 2018
- Dibuat pada 24 Agustus 2018
- Dilihat: 1846

PastryNBakery.com, Surabaya – PT. Angkasa Pura Indonesia sebagai salah satu perusahaan BUMN Indonesia dibidang sarana transportasi udara mempunyai banyak karyawan di berbagai tempat diIndonesia. Dan kesejahteraan karyawan baik yang senior hingga junior terjamin baik dari segi kesehatan hingga jaminan hari tua.
Dan salah satu solusi dari PT. Angkasa Pura Indonesia bagi karyawan senior yang akan berakhir masa jabatannya untuk terus berkarya walau sudah tidak bekerja di sebuah perusahaan yaitu dengan memberikan beberapa pelatihan berwirausaha dianeka bidang. Bidang kuliner sendiri bisa menjadi pilihan pelatihan yang memang dewasa ini mengalami banyak kemajuan terutama dibidang wirausaha


Tepatnya pada hari Rabu (1/8/2018) kemarin PT. Angkasa Pura Indonesia melaksanakan pelatihan ke empat bidang usaha seperti beternak ikan lele, handy craft, bertanam hidroponik dan pelatihan memasak. Dan khusus pelatihan memasak 10 perwakilan peserta dari PT. Angkasa Pura Indonesia mengikuti dua tema kelas di LeZAT Academy yaitu kelas mitra usaha makanan dan minuman seperti Chicken corner (ayam geprek, ayam pok-pok, ayam krispi,), Drink corner (Thai tea, bubble drink) , Snack corner ( pisang krispi, tahu/jamur krispi) Indonesia street food (batagor/ siomay, sate bakso, pangsit goreng dan mie ayam)

Walau terlihat masih malu-malu pada awalnya, namun keantusiasan para peserta mulai nampak saat chef mendemokan bagaimana membuat dim sum yang enak, ayam goreng tepung yang krispi ala restaurant fast food ternama di Indonesia. Keasyikan terjadi sangat meriah saat sesi icip-icip karena mereka pada berebut kenikmatan rasanya. Tak lupa para Chef tak pelit dalam memberikan beberapa trik sukses dalam membuat aneka sajian yang sudah dipraktekan.

Para peserta juga terlihat puas sekali karena tak hanya ilmu yang didapatkan atau icip-icip makanan serta minuman, namun juga mereka mendapatkan goodie bag dari LeZAT Academy beserta hasil sajian yang dipraktekan saat cooking demo tadi. * PB/Puji. Foto Dok : Bembenk
Ingin ikut kelas Paket Cooking Wirausaha Kuliner bisa langsung hubungi info dibawah ini ya Bunda :
INFORMASI PENDAFTARAN :
Telepon : (031) 3538710 (Andah / Ida / Aini)
WhatsApp / SMS : +6282132719475 /+6282132719471
BBM : 5D106281
LINE : lezat_pastrynbakery
Email : Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

Untuk info jadwal kelas cooking LeZAT Academy klik dibawah ini :
http://lezatacademy.com/download-jadwal-lezat-academy/

Baikkah Banyak Konsumsi Daging Kambing Untuk Tumbuh Kembang Anak
- Detail
- Ditulis oleh admin1
- Kategori Induk: Rubrikasi
- Diterbitkan pada 23 Agustus 2018
- Diperbarui pada 23 Agustus 2018
- Dibuat pada 23 Agustus 2018
- Dilihat: 2768

Memasuki bulan dimana hari Raya Idul Adha datang akan banyak sekali hantaran baik masih berupa daging kurban yang masih mentah maupun yang sudah diolah menjadi suatu sajian. Nah saat itu datang para Bunda pastinya akan bertanya – tanya apakah daging kurban terutama daging kambing baik untuk diberikan kepada si kecil, karena banyaknya masyarakat yang berpendapat bahwa daging kambing tidak baik untuk dikonsumsi karena kandungan kolesterolnya yang tinggi. Nah berikut sedikit penjelasan konsumsi daging untuk tumbuh kembang si kecil.
Daging kambing adalah salah satu daging kurban yang merupakan salah satu sumber zat besi, vitamin B, kolin, dan selenium terbaik. Vitamin B akan membantu tubuh membakar lemak sedangkan kolin dan selenium mampu menangkal kanker. Dan disetiap 100 gram daging kambing memiliki kandungan 154 kalori, 9,2 mg lemak, 3,6 mg lemak jenuh. Daging kambing ini juga dapat dibuat menjadi berbagai menu masakan yang lezat dan menggugah selera seperti sop, sate maupun daging kambing guling/ bakar. Selain rasanya yang lezat dan cocok dengan lidah orang Indonesia daging jenis ini juga banyak bermanfaat juga untuk tumbuh kembang si kecil. Seperti beberapa manfaatnya dibawah ini sehingga Anda tidak perlu takut memberikannya pada sikecil selama jumlah porsi yang di berikan masih dalam batas normal dan akan lebih baik lagi jika dagingnya benar artinya jangan sampai bagian lemaknya ikut termakan karena lemaknya berbahaya bagi tubuh serta setiap sesuatu yang berlebihan walaupun baik hasilnya akan menjadi tidak bagus.
Kandungan Nilai Gizi Daging Kambing

-Daging kambing ternyata memiliki lemak yang lebih rendah dibandingkan dengan daging sapi dan 45 % lebih rendah dibandingkan dengan daging domba, akan tetapi rasanya masih tetap enak.
-Disetiap daging merah mengandung 20 – 25% gram per protein, dimana protein dari daging merah ini mudah untuk dicerna oleh balita dan anak – anak dibandingkan protein yang berasal dari gandum dan kacang – kacangan
-Daging merah ini mempunyai kandungan lemak tran dan lemak jenuh, kandungan ini relative rendah yang tidak menggangu kesehatan dan kandungan kolesterol nya tidak mengakibatkan kolesterol ditubuh Anda naik
-Dengan mengkonsumsi daging merah setiap harinya, maka 27% kebutuhan energi terpenuhi serta
-Daging merah juga merupakan sumber vitamin D yang bermanfaat bagi tulang dan gigi
-Daging merah mengandung vitamin B kompleks yang sangat dibutuhkan oleh balita yaitu membantu kerja saraf diotak dan membantu dalam berkonsentrasi dan daya ingat anak
-Daging merah juga mengandung zat besi (Fe) yang mebantu dalam membentuk sel – sel darah pada balita dibandingkan dengan sayuran serta mudah diserap oleh tubuh balita
-Daging merah juga mengandung asam lemak omega-3 pada tiap 150 mg daging dan senyawa ini bermanfaat untuk membantu sistem saraf pusat, fungsi dari jantung serta fungsi hati. *PB
Kenali Daging Kambing Dalam Sajian Nusantara
- Detail
- Ditulis oleh admin1
- Kategori Induk: Rubrikasi
- Diterbitkan pada 23 Agustus 2018
- Diperbarui pada 23 Agustus 2018
- Dibuat pada 23 Agustus 2018
- Dilihat: 2930

Siapa yang tak mengenal daging kambing? daging kambing merupakan salah satu jenis daging berwarna merah yang banyak di konsumsi di seluruh dunia termasuk Indonesia. Di Indonesia sendiri daging kambing banyak diolah menjadi suatu sajian istimewa seperti saat perayaan hari raya Idul Adha yaitu sate, gulai, sup dan beragam olahan kuliner lainnya. Banyak orang yang menghindari daging tersebut karena takut terkena kolesterol dan tekanan darah menjadi naik (hipertensi). Walaupun begitu Anda yang termasuk penggemar hidangan dari daging kambing terkadang bukanlah yang termasuk suka memasaknya dikarenakan mengolah daging kambing memang gampang – gampang susah. Berikut simak beberapa tips mengolah kambing yang baik
Tips Mengolah Daging Kambing Yang Benar :
•Singkirkan Bagian Lemaknya → buang bagian lemaknya yang menempel pada daging dengan cara mendinginkan terlebih dahulu daging kambing dalam freezer, lalu jika sudah beku Anda bisa mengiris lemaknya dengan mudah
•Janganlah Mencuci Daging Kambing → biasanya daging harus dicuci dahulu sebelum dimasak, namun pada daging kambing teksturnya akan menjadi lebih alot dan bau amisnya semakin tajam. Sebaiknya langsung direbus dalam keadaan tidak dicuci, lalu buang air rebusan daging kambing dan olah daging seperti biasanya

•Taburi Garam → jika daging kambing terlanjur di cuci sebaiknya tambahkan taburan garam dengan cara lumuri garam keseluruh permukaan daging, lalu diamkan selama 1 jam dan cuci kembali daging sebelum diolah agar untuk menetralisir darah yang menyebabkan aroma tak sedap
•Rebus Daging Kambing Dengan Rempah – Rempah → Jika Anda lebih suka mencuci daging lebih dahulu, sebaiknya rebus daging kambing yang sudah dicuci dengan campuran rempah – rempah berbau harum seperti daun jeruk, serai, jahe dan kemangi

•Lumuri Dengan Parutan Nanas → lumuri daging kambing mentah dengan parutan nanas, lalu diamkan selama setengah jam dan setelah itu diolah seperti biasa. Karena getah nanas yang tajam untuk melunakkan daging kambing yang alot serta mengatasi aroma amis daging
•Lumuri Dengan Parutan Pir → parutlah buah pir, lalu lumurkan pada daging kambing dengan rata agar daging menjadi lebih lunak

•Bungkus Dengan Daun Pepaya → gunakan daun pepaya dengan cara bungkus daging kambing mentah dengannya karena enzim didalam daun pepaya bisa menjadikan daging lebih empul serta mengatasi bau tak sedapnya
•Lumuri Dengan Jeruk Nipis → lumuri daging kambing mentah dengan air perasan jeruk nipis, lalu diamkan selama kurang lebih setengah jam dan masak seperti biasa agar dapat melunak dagingnya dan berkurang bau amisnya
•Rendam Daging Kambing Dalam Air Kelapa → Merendam daging kambing dalam air kelapa dapat mengurangi aroma khas dan menggempukkan daging kambing
•Gunakan Tepung Jagung → bubuhkan tepung jagung pada daging kambing yang akan diolah menjadi sate, lalu diamkan selama 15 menit dan sisihkan tepung jagung yang masih menempel setelah itu daging bisa diolah menjadi sate
Rahasia Memasak Kambing Tanpa Bau ‘prengus’
- Detail
- Ditulis oleh admin1
- Kategori Induk: Rubrikasi
- Diterbitkan pada 21 Agustus 2018
- Diperbarui pada 21 Agustus 2018
- Dibuat pada 21 Agustus 2018
- Dilihat: 3037

Biasanya di Hari Raya Idul Adha ciri khasnya ditandai dengan pemotongan daging kurban, yang kebanyakan berasal dari kambing. Nah, untuk mengolah jenis daging hewani yang satu ini memang butuh tips khusus. Yuk ketahui, rahasia memasak kambing tanpa bau ‘prengus’.
Bagi penggemarnya, daging kambing dimasak dengan bumbu dan cara apapun, pasti aromanya selalu menggoda selera. Dan yang musti kita tahu, hampir seluruh bagian tubuh kambing mulai dari kepala hingga kaki memiliki citarasa lezat dengan tekstur yang berbeda-beda. Ada yang empuk, kenyal hingga bagian yang agak keras.
Tidak demikian bagi orang yang tidak menyukai daging kambing karena keberatan akan bau kambing yang khas dan cukup keras. Tapi dibalik baunya yang dihindari oleh sebagian orang tersebut, kemunculan daging kambing sering diolah menjadi hidangan yang istimewa, seperti acara lebaran Idul Adha.
Berikut beberapa contoh menu pilihan yang cocok untuk acara istimewa Anda, ada gulai, kari, tongseng, nasi goreng kambing, krengsengan, kambing guling, tengkleng hingga sate. Coba bayangkan. Betapa harumnya aroma khas sate kambing yang sedang dibakar, hmm yummy ! Nah, sebelum mengolah kambing menjadi beragam olahan, setidaknya Anda perlu mengetahui, apa yang perlu diperhatikan. Yuk intip rahasia mengolah daging kambing yang bisa dikarenakan 2 sebab, yaitu :
1.Daging kambing mempunyai bau prengus yang sering mengganggu dan membuat orang kehilangan selera. Berikut cara mengatasinya:
- Daging kambing tidak perlu dicuci, bisa langsung dimasak. Kalau dicuci, baunya yang tajam (prengus) semakin menonjol. Cukup lumuri saja dengan air jeruk limau atau air jeruk nipis. Biarkan sebentar.
- Masak daging kambing selalu gunakan bumbu-bumbu rempah yang beraroma tajam untuk mengimbangi aroma daging kambing yang khas.
- Masukkan daging kambing pada air yang sudah mendidih, dan biarkan hingga berbuih. Jangan lupa, buang sedikit demi sedikit buihnya dengan sendok hingga habis.

2. Sifat daging kambing cenderung liat dan agak keras. Nah, berkaitan dengan hal tersebut, berikut cara mengatasinya:
- Bungkus daging dengan daun pepaya, karena daun pepaya mengandung enzim papain yang bisa membuat daging empuk. Bungkus rapat daging selama 1 jam atau lebih.
- Bisa juga, simpan daging yang sudah dibungkus ini di dalam lemari es dalam wadah tertutup. Pastikan disimpan dalam freezer dan terbungkus sempurna. Ketika dikeluarkan dari freezer, daging kambing harus segera diolah untuk mencegah bakteri.
- Atau campur daging dengan parutan nanas muda selama 1 jam. Kemudian bersihkan daging dan potong-potong.
- Jika ingin dibuat sate, rendam kambing dalam campuran bumbu yang diberi sedikit baking powder. Selain baking powder, daging kambing bisa diempukan juga dengan bubuk papain yang dijual dalam kemasan botol plastik.
- Rebus daging bersama-sama santan kelapa hingga mendidih. Untuk 1 kg daging gunakan 1 butir kelapa. Selain empuk, daging juga bisa lebih gurih karena telah menyerap santan.
- Jangan mencampurkan daging kambing dengan air dingin. Memasaknya, cukup masukkan daging ke dalam air mendidih.

Membuat Sajian Kambing Yang Berkuah
- Dalam menu ini bisa sup, gulai, kari, semur, tongseng ataupun tengkleng.
- Hampir semua bagian kambing bisa diolah untuk menu-menu tersebut, mulai kepala, kaki, tulang iga hingga jerohan.
- Dalam pembuatan sup yang enak, daging harus empuk dan bebas bau. bumbuhi dengan merica yang sudah disangrai, pala, kayumanis, dn cengkeh. Rempah-rempah ini bukan hanya membuat sup kaya aroma, tetapi membantu menghilagkan bau prengus kambing. Daging bisa langsung direbus dalam panci tekan (presto).
- Perebusan kambing seperti tulang iga, kaki atau bagian yang teksturnya keras, untuk masakan yang membutuhkan resapan bumbu, misal, gulai, tengkleng, kari dan semur,
tidak disarankan memasak dalam panci tekan.
Membuat Sajian Kambing Yang Ditumis
- Contoh menu yang paling mudah ditiru adalah nasi goreng kambing, nasi kebuli, nasi biryani, dll.
- Untuk membuat menu diatas, pengolahan daging kambing cukup ditumis, sehingga pilih daging kambing yang muda.
- Ingat, pemotongan sebisa mungkin kecil-kecil dan tipis agar bisa matang dan empuk hanya dengan ditumis.
- Untuk mencegah tekstur keras, daging boleh saja dilumuri sedikit baking powder dulu.

Membuat Sajian Kambing Yang Dibakar
- Contoh menunya ada sate, kambing guling dll.
- Agar dagingnya empuk, lembab dan bumbunya menyerap sampai ke dalam daging, perhatikan potongannya.
- Besar kecil atau tebal tipisnya potongan daging berpengaruh terhadap lama waktu memanggang dan kematangannya.
- Pastikan, alat pemanggang telah dipanaskan terlebih dahulu sebelum digunakan. *PB







