Fun Kitchen 8th
- Detail
- Ditulis oleh admin1
- Kategori Induk: Rubrikasi
- Diterbitkan pada 16 Januari 2019
- Diperbarui pada 16 Januari 2019
- Dibuat pada 16 Januari 2019
- Dilihat: 19273

Fun Kitchen Festival kembali lagi!
Mengulangi kesuksesan yang diraih di tahun sebelumnya, tahun ini,
Trik Tepat Memilih Makanan Saat Merayakan Tahun Baru
- Detail
- Ditulis oleh admin1
- Kategori Induk: Rubrikasi
- Diterbitkan pada 28 Desember 2018
- Diperbarui pada 28 Desember 2018
- Dibuat pada 28 Desember 2018
- Dilihat: 2859

Tidak terasa tahun baru akan datang beberapa hari mendatang. Pastinya akan banyak perayaan yang diadakan setiap tahun yang pasti sangat identik dengan begadang. Namun banyak orang yang takut akan kesehatan mereka saat merayakannya dengan banyaknya jamuan makan dimalam hari. Agar Anda tetap sehat dalam menjaga kesehatan dimalam tahun baru saat jamuan makan bisa ikuti beberapa triknya dibawah ini.
Trik Jitu Memilih Makanan Yang Tepat Saat Perayaan Tahun Baru :
1.Sediakan minuman rendah atau bahkan bebas kalori dalam pesta tahun baru seperti teh, kopi, gunakan pemanis buatan air mineral dan minuman soda diet Holiday Punch dengan soda diet.

2.Sajikan kudapan sehat seperti salad yang dapat di isi dengan sayur mayur dan buah – buahan. Gunakan potongan wortel, brokoli, apel, jeruk dan sebagainya untuk mencipatakan kreasi salad yang penuh warna dan sedap rasanya.
3.Mengurangi sajian makanan yang terlalu berminyak, dimasak dengan di goreng namun apabila hal tersebut tidak memungkinkan, maka gunakan minyak rendah lemak seperti minyak zaitun untuk menggantikan minyak kelapa biasa.

4.Pilihlah daging yang tidak berlemak dan tinggi protein. Sajikan sapi panggang, ayam bakar dan ikan salmon asap sebagai hidangan utama dalam pesta.

5.Untuk hidangan penutup sajikan dalam porsi kecil, tidak ada salahnya menyajikan strawberry, cheese cake, pia apel, muffin blueberry asalkan dalam porsi kecil. Porsi tiap hidangan penutup yang dapat habis dalam 1 – 2 gigitan.
6.Rencanakan kegiatan aktivitas yang dapat dilakukan bersama dalam pesta tahun baru dengan berdansa, bermain pingpong, bilyard, apapun itu agar tamu pesta tetap aktif dan menjaga suasana pesta tetap seru.
7.Sediakan piring kecil untuk tamu agar mereka dapat mengambil dalam jumlah sedikit walau pasti ada beberapa tamu yang menumpuk makanan seperti menara. *PB
Tampilkan Wajah Kuliner Asia Tenggara Dalam Pameran Sial Interfood 2018
- Detail
- Ditulis oleh admin1
- Diterbitkan pada 11 Desember 2018
- Diperbarui pada 11 Desember 2018
- Dibuat pada 11 Desember 2018
- Dilihat: 5739
Jakarta – Pameran besar berskala International dibidang makanan, minuman, peralatan HOREKA, jasa boga dan bakery kembali lagi digelar selama tiga hari tepatnya pada tanggal 21 – 24 November 2018 di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, Jakarta Pusat.

Pameran International ini rutin diadakan setiap tahunnya karena merupakan salah satu ajang pameran kuliner terbesar di Indonesia dan bisa dijadikan sebagai gambaran Asia Tenggara untuk menjadi acuan kuliner dunia.

Pameran yang menginjak tahun ke-18 ini menjadi salah satu wadah untuk mempertemukan para produsen industri kuliner. Dan pameran yang berafiliasi dengan pameran serupa di Paris ini diikuti 1000 peserta industri makanan dan minuman dari 49 negara. Tak hanya Indonesia, terdapat pula stand asal negara-negara sahabat seperti Tiongkok, Korea, Turki dan Jepang yang menawarkan beragam produk olahan hingga bumbu masak.
“ Tahun ini SIAL Interfood menargetkan transkasi yang bisa diperoleh sekitar 2 triliun rupiah dengan 75.000 pengunjung yang diikuti 1000 peserta” ungkap CEO PT. Kristamedia Pratama, Daud D. Salim saat acara pembukaan pameran SIAL Interfood 2018.
Sementara itu, Ketua Umum Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (GAPMMI) Adhi Lukman mengatakan industri makanan dan minuman menjadi prioritas pemerintah Indonesia dalam kerangka revolusi industri 4.0. Apalagi pendapatan dari industri kuliner ini meningkatkan 9,23 persen berdasarkan data Kementrian Perindustrian 2017.
Hal senada juga diungkapkan oleh Ni Wayan Giri selaku PLT Deputi Pengembangan Pemasaran I Kementerian Pariwisata yang menyatakan bahwa wisata kuliner di Indonesia menempati porsi yang sangat besar. Dan untuk mendukung perkembangan industri kuliner Indonesia, maka Kementrian Pariwisata Indonesia menerapkan tiga strategi. Yaitu menetapkan makanan Nasional yang bisa mewakili kuliner Indonesia, menetapkan tiga destinasi Nusantara sebagai destinasi wisata kuliner unggulan dan menggandeng 100 restauran Diaspora di seluruh dunia.


Acara yang digelar tak hanya berupa pameran kuliner dan peralatan Horeka saja, namun juga ada kompetisi memasak antar para Chef dari beberapa hotel berbintang berjumlah 610 orang dimana 10 persennya berasal dari Chef Internasional dan dinilai oleh 20 orang lebih para juri International.



Ada juga demo teh dimana untuk pertama kalinya diadakan proses pembuatan teh Nusantara dan kompetisi menyeduhnya. Seminar dan workshop mengenai kopi dan wine serta pertemuan bisnis antar pelaku industri kuliner Internasional pun juga ada.

Jadi gelaran pameran SIAL Interfood 2018 ini sudah sangat lengkap bagi para pengunjung, karena tak hanya itu saja mereka juga disuguhkan sejumlah promo menggiurkan dan aneka stand makanan yang menarik perhatian pengunjung seperti stand makanan Korea yang menawarkan camilan khasnya yakni toppokki dan oden.*PB
Mengatasi Permasalahan Usaha Kuliner Di Kelas Manajemen Katering Bersama Yuyun Anwar
- Detail
- Ditulis oleh admin1
- Diterbitkan pada 26 Desember 2018
- Diperbarui pada 26 Desember 2018
- Dibuat pada 26 Desember 2018
- Dilihat: 5920

Surabaya – Suatu kesuksesan memang tidak pernah akan terwujud tanpa sebuah usaha. Dan hal tersebut juga yang dialami beberapa alumni peserta di pelatihan manajeman katering bersama Yuyun Anwar. Yang sekarang ini perlahan makin banyak yang mengalami peningkatan usaha mereka dibidang kuliner, karena ternyata yang mereka takutkan dalam usaha kuliner bisa teratasi dengan mudah setelah mengikuti pelatihan di LeZAT Academy.

Hal tersebut juga yang dirasakan oleh para peserta diangkatan ke-20 yaitu Guruh Suprayogo dari kota Magelang Jawa Tengah. Yang menyatakan bahwa “dengan mengikuti pelatihan ini selain menambah wawasan akan dunia kuliner, menambah pertemanan, bisa mengolah makanan yang benar hingga mendiskusikan permasalahan yang terjadi dalam dunia bisnis kuliner. Sangat banyak sekali manfaat yang saya dapat jadi tidak rugi. Apalagi juga banyak mendapat cicipan hasil masakan”. Ungkapnya.

Memang kendala yang dihadapi banyak berhubungan dengan sumber daya manusia selain tentunya juga bagaimana melihat peluang pasar dibidang katering/UKM warung ini. Dan melihat berbagai kendala dalam usaha kuliner tersebut membuat bu Yuyun Anwar sebagai pakar kuliner makin memahami akan konfilk permasalahan dalam membuka usaha kuliner katering/UKM sehingga kelas pelatihan manajemen katering ini selalu dipenuhi para peserta yang haus akan ilmu memanajemen usaha kuliner yang baik.


Di bulan Oktober kemarin selama tiga hari mulai tanggal 22 – 24 Oktober 2018 bertempat di Dapur LeZAT Academy Surabaya, kembali diadakan kelas pelatihan 3 Days Biz camp dengan 10 peserta yang kebanyakan dari luar kota seperti Magelang, Banyuwangi, Banjarmasin , Jakarta, Surabaya dan Solo. Pelatihan kali ini tak hanya diikuti oleh para wanita saja, namun juga para lelakipun berminat mengikuti pelatihan yang menurut mereka ini sangatlah bermanfaat bagi usaha kuliner mereka yang rata-rata dari mereka sudah menjalaninya.

Para peserta yang mengikuti pelatihan selama 3 hari ini tidak akan mendapatkan teori dalam hal memanjemen usaha kuliner yang benar, bagaimana mengatasi segala permasalahan dalam usaha kuliner. Namun juga para peserta akan diberikan sesi belajar mengolah 25 resep unggulan yang banyak digunakan didunia kuliner khususnya usaha dijasa katering maupun usaha warung UKM. *PB Puji/ Foto Dok : Bembenk
PT. Kemfarm Indonesia Pererat Budaya Indonesia Jepang Melalui Festival Warasa Presents Tokyo Jakarta Idol
- Detail
- Ditulis oleh admin1
- Diterbitkan pada 30 November 2018
- Diperbarui pada 30 November 2018
- Dibuat pada 30 November 2018
- Dilihat: 6318

Jakarta – PT Kemfarm Indonesia yang merupakan salah satu perusahaan distributor produk bumbu khas Jepang berserikat halal yang beroperasi di Indonesia dan negara lainnya telah berhasil memberikan kontribusi positif dalam mengenalkan bumbu makanan dan minuman halal khas asli Jepang dengan cara penyajian yang murah tanpa menggunakan MSG, gurih, mudah dan praktis.
Kesusksesan PT Kemfarm Indonesia ini dimeriahkan dengan menggelar festival untuk mempererat persahabatan dua budaya antara Indonesia dan Jepang dengan membawa tema “WARASA Presents Tokyo Jakarta Idol” pada Minggu, 25 November 2018, bertempat di Mall mangga 2.

Festival bertajuk “Citarasa Asli Masakan Jepang” ini didukung dengan menampilkan artis papan atas Jepang sepertiENKA Girls, EGR, dan Maneki-Kecak, yang berkolaborasi dengan artis papan atas Indonesia seperti Shojo Complex, LuSca dan Twenty Nineteen untuk memberikan apresiasi kepada konsumen yang rindu citarasa Jepang.

Festival ini sekaligus memperkenalkan dan menghadirkan tiga varian rasa bumbu andalan terbaru yaitu Pink Curry Paste, Japanese Curry dan Toripaitan Ramen. Adapun bumbu yang telah dikembangkan sebelumnya memiliki 5 rasa yaitu Sukiyaki, Yakimeshi, Kamameshi, Shabu-shabu dan Konbutsuyu, beserta 3 produk minuman “Fruitshaka” yaitu Mango, Strawberry, dan Green tea.

Kemeriahan festival yang diadakan pada tahun 2018 ini ingin menularkan semangat masyarakat Jepang yang selalu berusaha maju dari waktu ke waktu dengan keteguhan hati mengejar mimpi dan ambisi seperti gambar logo Warasa halal berbentuk dua gunung dan matahari yang memiliki arti tidak pernah padam berusaha menciptakan produk untuk para pecinta Warasa.

Semangat ini ditularkan melalui penggabungan cita rasa Jepang dan Indonesia sesuai kata Warasa yang berarti WA dari kata WASHOKU (artinya masakan Jepang) dan RASA dari bahasa Indonesia (dengan arti Masakan Jepang Rasa Indonesia) yang diharapkan mampu menjadi solusi bagi masyarakat Indonesia dan masyarakat global yang ingin melepas rindumasakan khas Asli Jepang dengan harga yang murah namun memiliki kualitas terbaik.

Pada kesempatan tersebut, Mr. Hiroshi Lio, Mr. Iwan dan Ms.Rose (Ai) mewakili PT. Kemfarm Indonesia dan Mr. Toshihiko Fukumatsu mewakili Warasa Halal dalam pidato pembukaan menyampaikan harapannya bahwa hadirnya produk varian baru bumbu khas Asli Jepang ini nantinya diharapkan mampu lebih mempererat persahabatan antara Jepang dan Indonesia dengan pengenalan budaya Jepang lebih dekat lagi melalui citarasa makanan khas Jepang kepada masyarakat Indonesia sehingga mampu mengobati rasa rindu dengan lebih murah, mudah, dan praktis. *PB







