Langkah Tepat Promosi Usaha Agar Lebih Dekat dengan Calon Pembeli
- Kategori Induk: ROOT
- Diperbarui pada Minggu, 06 Agustus 2017 15:18
- Diterbitkan pada Rabu, 21 Juni 2017 11:51
- Ditulis oleh admin1
- Dilihat: 19401
- 21 Jun

Salah satu faktor untuk memulai usaha makanan adalah karena adanya pujian dari orang-orang terdekat. Kebanyakan dari mereka adalah orang yang bisa memasak atau membuat satu jenis makanan dengan lezat, kemudian semakin banyak orang di sekitar mereka yang memberikan dorongan untuk memulai sebuah usaha dengan berbekal keahlian memasak. Namun, keahlian memasak yang handal bukan hanya satu-satunya faktor keberhasilan sebuah bisnis makanan atau kuliner. Ada begitu banyak faktor lain yang juga harus dipahami.
Faktor penentu keberhasilan bisnis makanan adalah sebuah strategi efektif untuk mempromosikan produk makanan yang dijual. Jika Anda adalah seorang peminat industri kuliner dan ingin merintis usaha makanan sendiri, pelajari dan terapkanlah sejumlah langkah promosi berikut ini agar produk Anda tidak sia-sia begitu saja.
1.Jaga Mutu dan Kualitas Produk
Dalam langkah pemasaran, promosi sering diartikan sebagai langkah utama. Padahal promosi produk harus dimulai dari produk Anda itu sendiri. Dalam hal ini, konsistensi cita rasa perlu diperhatikan, misalnya saja jangan mengubah resep pada bumbu atau mengurangi porsi bumbu. Banyak sekali ditemukan penjual makanan yang tiba-tiba rasa atau tekstur makanannya berubah dibandingkan saat terakhir Anda mencicipinya. Umumnya konsumen akan merasakan kekecewaan jika makanan yang Anda jual kadang terasa lezat sekali minggu lalu, sedang-sedang saja di hari yang lain, atau sama sekali tidak menerbitkan selera makan pada hari ini. Cara prosedur memasak juga perlu diperhatikan karena bisa mengakibatkan perubahan.
2.Gabung dalam komunitas pecinta kuliner
Jadikan diri Anda bagian dari sebuah perkumpulan atau komunitas agar lebih banyak orang bisa mengetahui keberadaan makanan Anda. Selain itu, Anda bisa juga saling bertukar informasi seputar pengalaman tentang usaha kuliner dengan anggota komunitas lain, sehingga dapat menemukan peluang baru.
3.Menjalin Interaksi Dengan Media
Sebarkan usaha bukan hanya dengan promosi ‘direct selling’ yang terbuka tetapi juga berusaha membangun sebuah komunikasi dua arah dengan masyarakat sekitar. Anda bisa menggunakan jalur-jalur konvensional seperti radio atau televisi atau dengan jalur baru, seperti jejaring sosial yang lebih murah.
4.Manfaatkan Kesempatan
Dalam promosi Anda harus memanfaatkan situasi yang ramai, misalnya saja berpartisipasilah sebagai pengisi booth di bazaar, eksibisi, pasar malam, perayaan resmi pada momen tertentu. Dengan ini Anda dapat merancang sebuah paket promosi spesial yang menarik, misalnya yang memberikan kesempatan terbatas untuk menikmati potongan harga dalam persentase tertentu atau mengadakan kontes.
5.Cetak Brosur
Satu strategi ampuh untuk menarik konsumen sebanyak mungkin ialah mencetak brosur dan menyebarkan pada pusat keramaian. Sertakan gambar yang menarik dilengkapi kontak untuk menghubungi jika ingin memesan dalam brosur Anda. Selain itu, trik lain agar selebaran Anda tidak begitu saja dibuang adalah dengan mencantumkan isi yang bermanfaat di dalamnya. Misalnya, Anda bisa sertakan resep makanan, pengetahuan tentang bahan makanan, trik mengolah bahan makanan, voucher potongan harga atau informasi lain mengenai kuliner Anda.
6.Buatlah Promo / Diskon Menarik
Rancang sebuah program diskon menarik pada waktu tertentu. Sebagian besar orang untuk merayakannya dengan membeli produk makanan Anda. Selain waktu-waktu khusus seperti hari besar, libur, dan sebagainya Anda bisa lakukan ini pada hari-hari saat transaksi lebih sepi dari biasanya.
7.Buat Info Jelas Pada Kemasan
Lokasi yang kurang strategis kadang menjadi kendala tersendiri bagi sebuah usaha untuk berkembang lebih besar. Mungkin kelezatan makanan Anda sudah tidak dipertanyakan lagi, tetapi jika orang sulit untuk membeli langsung ke tempat usaha Anda maka semua usaha Anda bisa sia-sia. Untuk itu berikanlah petunjuk bagi pelanggan yang ingin membeli dengan sebuah peta lokasi toko atau pabrik Anda. Dan dengan mengetahui lokasi konsumen juga bisa menyebarkan keberadaan usaha Anda dengan lebih baik.
8.Perkenalkan ke Departemen atau Agen Tour Wisata
Strategi yang terakhir adalah perkenalkan produk Anda dengan instansi dan departemen yang relevan di sekitar Anda. Misalnya kepada Dinas Pariwisata atau Departemen Perindustrian, Departemen Koperasi dan UKM. Dengan ini Anda akan lebih mudah mengenalkan produk Anda. Selain itu, Anda juga bisa menuai peluang bisnis dari para pemakai jasa agen perjalanan yang melewati toko atau daerah Anda. Anda bisa beri penawaran menarik berupa imbalan bagi agen perjalanan yang bisa mendatangkan pembeli ke usaha Anda.































