fbpx

Perhatikan Bagian - Bagian Daging Sapi Rendah Lemak yang Wajib Diketahui

Meski banyak yang bilang kalau daging merah seperti daging sapi punya kandungan lemak jenuh yang lebih banyak ketimbang daging putih, bukan berarti Anda tidak boleh mengonsumsinya sama sekali. Daging sapi tetap menjadi sumber protein hewani yang baik, kok. Asalkan Anda pilih bagian daging yang tepat. Lantas, potongan daging sapi mana yang paling sehat untuk dikonsumsi?
Banyak yang menghindari daging sapi karena dianggap mengandung lemak jahat yang bisa menyebabkan penyakit kronis. Namun sebenarnya, daging sapi sah-sah saja kok untuk dijadikan lauk harian Anda, bahkan Anda tetap bisa memakannya meski dalam diet ketat sekalipun. Daging sapi juga kaya akan kandungan berbagai mineralnya seperti zat besi, zink, serta kalsium.
Dalam satu potong sedang (40 gram) daging sapi punya kandungan lemak yang sama seperti satu potong ikan, yaitu sekitar 2 gram lemak. Akan tetapi, hal tersebut tergantung dengan potongan daging sapi mana dulu yang Anda makan. Pasalnya, setiap bagian daging sapi tentu punya kadar lemak yang berbeda-beda.
Biasanya, ketika Anda berbelanja di pasar swalayan, Anda akan menemukan berbagai potongan daging sapi, dari yang banyak lemak seperti gajih hingga yang tak berlemak sama sekali. Biasanya, bagian daging yang paling sedikit lemaknya adalah bagian gandik atau tanjung sapi. Sementara bagian yang lumayan berlemak adalah bagian samcan atau flank dan has dalam, misalnya sirloin.
Saat memilih potongan daging sapi, carilah potongan dengan jumlah lemak jenuh yang rendah dalam setiap porsinya. Dalam 100 gram sirloin, terdapat lemak sebanyak 14 gram dengan 6 gram lemak jenuh, 243 kalori, 92 mg kolesterol, 56 mg natrium, 336 mg kalium, dan 27 gram protein. Selain memilih potongan yang tepat, mengolah dengan cara yang aman juga membuat daging lebih sehat saat dikonsumsi.
Berikut bagian daging sapi yang enak untuk digunakan dalam berbagai masakan. Kenali setiap bagian daging sapi ini biar tidak salah pilih :
Setiap bagian daging sapi punya fungsi sendiri, terutama jika mau kamu olah untuk berbagai makanan. Tidak semua bagian daging cocok diolah untuk satu jenis makanan. Misal, bagian buntut memang enaknya dibuat sup, bukan steak. Lalu, bagian daging sapi mana yang enak untuk dibikin steak? Kenali bagian daging sapi di sini.

1. Bagian Daging Sapi: Has dalam atau tenderloin, biasa dipakai untuk steak
Bagian ini sering dan sangat populer dipilih untuk steak karena teksturnya sangat empuk. Tenderloin diambil dari bagian punggung sapi dan bagian yang paling empuk dibanding sirloin dan bagian lain. Bagian has atau tenderloin ini hampir tidak ada lemak, sehingga sering menjadi pilihan untuk mereka yang sedang menjaga berat badan.
Tenderloin terletak di bagian tubuh sapi yang jarang digerakkan, sehingga teksturnya lunak dan mudah matang. Selain cocok untuk steak, dagin has dalam juga cocok untuk dimasak dengan cara ditumis, kukus, bakar, dan masakan yang tidak membutuhkan waktu lama.
2. Bagian Daging Sapi: Has luar atau sirloin, rasanya gurih
Kalau kamu yang ingin makan steak tapi masih banyak lemaknya, sirloin atau has luar adalah pilihan tepat. Lemak yang menempel pada dagingnya, membuat steak sirloin lebih gurih dibanding tenderloin. Bagian sirloin ini bisa dimasak dengan cara tumis, kukus, pan fried, grill, bahkan tidak perlu dimasak lama agar cita rasa sari dagingnya tetap gurih dan manis.


3. Bagian Daging Sapi: Buntut atau oxtail, biasa dipakai untuk sup.
Proses pematangan bagian buntut atau oxtail ini cukup lama, sehingga membuatnya kaya akan gelatin. Kalau diolah dengan baik dan benar, tekstur dagingnya akan kenyal dan lembut. Bagian buntut ini umumnya dipakai untuk membuat sup dengan variasi daging dibakar atau digoreng lebih dulu, tentu setelah direbus dalam jangka waktu lama. Kamu bisa memasak buntut sapi sebagai kaldu, setelah itu dibakar atau digoreng.
4. Bagian Daging Sapi: Gandik atau topside, bagian terluar dari paha belakang
Gandik atau topside disebut juga silverside yang merupakan bagian terluar dari paha belakang sapi. Tekstur daging bagian ini cenderung padat dan tidak banyak mengandung lemak. Bagian daging topside cocok diajdikan empal, dendeng, atau rendang. Tekstur padatnya membuat daging gandik kuat dimasak lama dan cocok untuk masalah yang sudah disebutkan di atas.


5. Bagian Daging Sapi: Iga sapi atau rib, biasa dipakai untuk sop konro
Kalau kamu senang makan sop konro, pasti akrab dengan bagian daging sapi yang satu ini. Iga sapi atau rig eye sering dijadikan pilihan steak dan roasted beef yang dihasilkan dari sekitar tulang iga sapi. Daging iga memiliki lemak yang cukup tebal, sehingga teksturnya empuk dan gurih. Selain bagian rib eye, bagian iga juga menghasilkan back ribs yang sering dipakai untuk sop konro. Kalau dipotong lebih tipis, biasanya dipakai untuk sup, barbeku, semur, dan soto.
6. Bagian Daging Sapi: Tanjung atau rump, bagian punggung sapi
Kalau untuk sate, bagian daging sapi yang mana? Biasanya, sate memakai bagian punggung atau tanjung karena memiliki lemak tebal. Teksturnya lunak, sehingga bagian tanjung diolah menjadi sate, sup, dan tumisan.
7. Bagian Daging Sapi: Perut sapi atau flank, tekstur kenyal
Kamu ingin masak rawon? Bisa memilih bagian daging perut sapi atau flank. Bagian ini mengandung banyak lemak dan tekstur dagingnya kenyal. Perut sapi biasanya dimasak untuk sop, rawon, dan soto daging.
8. Bagian Daging Sapi: Brisket atau sandung lamur, populer disebut tetelan
Kalau kurang akrab dengan nama brisket, pasti kamu tahu tetelan. Bagian ini sering dihindari untuk kamu yang sedang memilih gaya hidup sehat karena kandungan lemaknya cukup tinggi. Bagian brisket atau tetelan ini biasa dipakai untuk bakso, soto, dan masakan berkuah yang memakai kaldu gurih. Kandungan lemak ini yang membuat brisket atau tetelan dipakai untuk campuran daging olahan, seperti kornet, sosis, dan bakso.
9. Bagian Daging Sapi: Sengkel atau shank, mengandung kolagen tinggi
Pernah mendapatkan daging yang kenyal? Itu bagian sengkel atau shank di dalam daging sapi. Sengkel mengandung kolagen tinggi sehingga menghasilkan tekstur kenyal, jadi sangat cocok bila dimasak cukup lama di atas api kecil. Makanan yang biasa dipakai adalah semur, rendang, dan gulai.
10. Bagian Daging Sapi: Sampil (chuck), memberikan aroma yang lezat
Sampil adalah bagian paha atas, bahu, dan punuk yang tebalnya sekitar 2-3 cm. Bagian ini banyak jaringan ikatnya, sehingga ketika diolah bagian ini akan meleleh dan aromanya menggugah selera. Biasanya bagian paha depan ini diolah menjadi bakso, semur, atau sup. Lemaknya sedikit, sehingga lebih mudah jika diolah dengan dipresto agar teksturnya lebih lunak.