fbpx

Lautan Manusia di Festival Mie Bogasari 2019 Jambi

Jambi - Festival Mie Bogasari 2019 yang digelar di berbagai daerah makin hari makin meriah. Seperti halnya yang berlangsung di Kota Jambi, tepatnya di area Car Free Day (CFD) Tugu Kris Siginjai, Minggu (13/10/2019).

Kali ini, ribuan masyarakat Jambi berbondong-bondong memadati area festival sejak pukul 06.00 waktu setempat, bahkan mengikuti senam dengan penuh semangat sekitar 45 menit. Sejauh mata memandang di area lokasi festival, tampak pria wanita, tua muda bahkan anak-anak ikut senam.
Festival Mie Bogasari 2019 di Jambi merupakan kota ke-2 di Pulau Sumatera setelah Kota Palembang pada 25 Agustus lalu. Jambi juga merupakan kota ke-8 secara nasional dari 15 kota yang dicanangkan. Kota lain yang sudah menyelenggarakan adalah Purwakarta, Bogor, Kuningan, Solo, Palembang, Semarang, dan Sidoarjo.
Tidak hanya disambut antusias masyarakat, festival mie di Jambi juga didukung penuh Walikota Jambi Syarif Fasha dan Ketua DPRD Provinsi Jambi Edi Purwanto yang juga merupakan Penasihat Paguyuban Mie Angso Duo. Keduanya memberikan sambutan, bahkan menyantap mie ayam bersama di atas panggung dengan Ketua Paguyuban Mie Angso Duo, Mundir didampingi Ahmad Hadiyanto dan Djokas Siburin dari Bogasari sebagai tanda dibukanya festival secara resmi.


Walikota Jambir Syarif Fasha juga sempat ikutan aksi mendemokan pembuatan mie, bahkan langsung pesan 30 mesin penggilingan mie untuk pengembangan UKM Kota Jambi. “Kami melalui beberapa kepala dinas akan mengumpulkan masyarakat yang ingin membuka unit usaha baru berupa mie, akan kami fasilitasi berupa mesin mie, pelatihan dan lain sebagainya,” ucap Walikota.
Festival mie di Jambi diikuti 30 penjaja mie ayam anggota Paguyuban Mie Angso Duo . Paguyuban ini memiliki 26 anggota diantaranya Mie Ayam Mundir, Mie Dewi, Mie Sugiono, Mie Suparno, Acong, Mie Ayam Wong Kebumen dan masih banyak lagi. Selain mie, ada UKM Decoration Cake, UKM Donat Olala, dan UKM Keripik Adilla, serta grup Indofood dan beberapa sponsor.


Jumlah porsi dan harga mie yang dijual sama dengan kota lainnya, yakni 3000 porsi dengan harga Rp 5 ribu per porsi, ditambah 1500 porsi seharga Rp 10 ribu. Khusus untuk pengunjung yang membeli kupon mie seharga Rp 10 ribu, Bogasari menyiapkan kuota 250 kupon untuk ikut serta dalam lomba mewarnai bagi siswa TK dan SD.
Lomba mewarnai ini dibagi 3 kelompok, TK, SD kelas 1-3, dan SD kelas 4-6. Untuk juara 1,2,3 kategori TK mendapatkan hadiah uang tunai masing-masing sebesar Rp 300 ribu, Rp 200 ribu, dan Rp 100 ribu. Kategori SD kelas 1-3, para juara akan mendapatkan uang tunai Rp 500 ribu, Rp 300 ribu, dan Rp 200 ribu. Sedangkan kategori SD kelas 4-6 akan mendapatkan uang tunai Rp 700 ribu, Rp 450 ribu, dan Rp 300 ribu.
Selain lomba mewarnai, ada lomba cepat makan mie untuk pengunjung. Masing-masing pemenang meraih hadiah uang tunai sebesar Rp 500 ribu, Rp 300 ribu, dan Rp 200 ribu. Yang terakhir lomba para penjaja mie ayam dengan hadiah uang tunai masing-masing sebesar Rp 1,5 juta, Rp 1 juta, dan Rp 500 ribu. Pemenang 1,2,3 ialah Mie Sulaiman, Mie Bowl, dan Mie Ayam Ceker. Pengunjung juga berkesempatan mengikuti undian doorpize dan yang beruntung dapat hadiah utama sepeda motor adalah Fitri Astuti asal Talang Panjang, Jambi. (EGI/RAP).

Untuk Info Lebih Lanjut Tentang Bogasari Bisa Klik di Bawah ini:
Website:https://www.bogasari.com/
Instagram: https://www.instagram.com/kreasibogasari/
Youtube:https://www.youtube.com/user/kreasibogasari
Facebook:https://www.facebook.com/kreasibogasari
Twitter:https://www.facebook.com/kreasibogasari