fbpx

Mempopulerkan Penggunaan Cokelat Couverture Untuk Bisnis Bakery

JAKARTA – Sebagai salah satu langkah untuk meningkatkan penggunaan cokelat couverture dalam bisnis bakery dan confectionary di Indonesia, pada 3 Maret 2011 lalu, Tulip menggelar Tulip Grand Baking Demo di Hotel Four Season Jakarta.
     Dengan menghadirkan Master Pastry Chef Jean Francois Arnaud asal Prancis yang bergelar Meileur Ouvrier de France (MOF) untuk bidang pastry di tahun 2000. Di Perancis gelar ini merupakan gelar tertinggi yang didapat oleh seorang chef. Dalam demo yang diikuti oleh para pelaku bisnis bakery dan hospitality ini, Chef Jean Francois Arnaud menghadirkan enam resep kreasinya seperti Chocolate Macaroon, Chocolate Financier, Big Ben, Chocolate Taart, Triomphe, dan Venise yang menggunakan rangkaian cokelat couverture dari Tulip. Dalam demo yang berlangsung interaktif Chef Arnaud berbagi beragam tips bekerja dengan cokelat couverture serta bagaimana aplikasi dalam resep-resep kreasinya.
 
     Menurut Juni Silalahi, Product Manager Tulip Chocolate selain merupakan agenda tahunan yang digelar Tulip, Grand Baking Demo kali ini lebih menekankan pada peningkatan awarness penggunaan cokelat couverture bagi pelaku bisnis bakery dan confetionary di Indonesia. Selain sebagai salah satu pelayanan bagi pelanggannya Grand Baking Demo ini juga digelar untuk memberikan ide baru bagi pelaku bisnis bakery dan confectionary dengan mendatangkan chef internasional. Grand Baking Demo kali ini sekaligus menjadi ajang launching produk dark chocolate couverture terbaru Tulip Easimelt Dark Aura yang memiliki kandungan 65% cocoa. “Produk ini merupakan salah satu produk Tulip sebelumnya yang diimprove kembali,” jelas Juni.
 
     Agenda lain juga dengan memperkenalkan penggantian nama rangkaian cokelat couverture Tulip yang selama ini dikenal dengan Tulip Easimelt Blend yang terdiri dari beberapa jenis tergantung dengan prosentase kandungan cocoa butter di dalamnya. Misalnya Tulip Easimelt Blend Dark 65% menjadi Tulip Easimelt Dark AURA, Tulip Easimelt Blend Dark 56% menjadi Tulip Easimelt Dark HESTIA, Tulip Easimelt Milk Couverture menjadi Easimelt Milk LACTEA yang memiliki kandungan cocoa 34%, serta Tulip Choco Chips Dark Couverture menjadi Choco Chips Bromo yang memiliki kandungan cocoa sebanyak 51%. Rencana Tulip di tahun 2011 adalah meningkatkan peng unaan cokelat couverture. Tak dipungkiri menurut wanita berkacamata ini, penggunaan aplikasi cokelat couverture di Indonesia masih sedikit. Masyarakat lebih terbiasa mempergunakan cokelat compound. “Selama ini cokelat couverture hanya dikena digunakan oleh pastry chef, untuk itulah pekerjaan rumah kita bagaimana bisa menjual cokelat couverture untuk kalangan kelas B ke atas,” tambahnya. Juni percaya bahwa pasar cokelat couverture juga menjanjikan dengan meningkatnya tingkat kesadaran masyarakat akan hidup sehat, tinggal bagaimana para pelaku bisnis menangkap peluang ini. P&B/Novi Amaliyah Foto-foto: Mega Murt