fbpx

Berbagi Keuntungan

Gerai bakery Barley & Bread di kawasan Tanjung Duren, Jakarta Barat, tampak kecil. Namun antara pukul 7 pagi hingga menjelang tengah hari, gerai ini ramai pembeli. Jika Anda berkunjung ke sana selepas tengah hari, hampir pasti hanya akan menemui segelintir roti di rak rotinya. Yang masih tampak penuh hanya rak kue kering dan showcase yang memamerkan sampel cake yang bisa dipesan pelanggan.
     Gerai ini eksis sejak Oktober 2003, karena menyediakan roti yang unik dibanding yang ditawarkan gerai bakery lain di Jakarta pada umumnya. “Kami menawarkan berbagai jenis roti dengan citarasa dan aroma gandum yang lebih menonjol, dengan bahan biji gandum berkualitas prima,” kata Widianarich, pendiri dan pemilik usaha Barley & Bread, saat ditemui Pastry & Bakery di Jakarta awal Oktober lalu.
    Faktor lain, Barley & Bread mengedepankan konsep penjualan produk “fresh from the oven.” Artinya, setiap roti yang dijual di sana pada hari ini diproduksi hari ini juga. Itulah mengapa aktivitas di dapur produksinya sudah dimulai pada dinihari. Kesegaran produknya makin terasa lantaran tidak menggunakan bahan kimia pengawet.
   
Promo
Barley & Bread bukan gerai bakery yang hanya menunggu pembeli. Menurut Widianarich, yang biasa disapa Widi, pihaknya secara aktif berpromosi melalui media massa cetak dan Internet. Perusahaan ini punya website yang mempromosikan gerai sekaligus produk-produknya. 
Peluang bisnis
Barley & Bread menawarkan peluang bisnis kepada peminat usaha bakery, dengan menjadi mitra gerai ini. Namun dengan konsep keagenan, bukan waralaba. Artinya, mitra bertindak sebagai agen atau pemilik gerai cabang yang menjual produk Barley& Bread, dan karenanya tidak perlu membayar royalti fee.
    Untuk itu, calon agen (pemilik cabang) tak perlu menyiapkan ruang usaha yang relatif luas dan modal relatif besar. Cukup dengan menyediakan ruang berukuran setidaknya 3 x  4 meter, dan investasi sebesar Rp100 juta, Anda sudah bisa menjadi mitra usahanya dan mengoperasikan gerai bakery dengan brand Bradley & Bread.
    Dengan menyetor biaya investasi sejumlah itu, pihak manajemen Barley & Bread akan mendekorasi ruang usaha (gerai) Anda sesuai konsep interior dan eksterior Barley & Bread, plus peralatan gerai seperti showcase dan cash register.
    Di samping itu, manajemen Barley & Bread akan memberi pelatihan untuk Anda maupun staf Anda, agar bisa melayani pelanggan dengan baik, dan menguasai cara meraih pelanggan baru. “Dengan demikian pemilik cabang bisa berdiri sendiri setelah mendapatkan pelatihan dari kami,” tutur Widi, ayah 3 anak ini.
    Pemilik cabang juga akan mendapat satu paket roti untuk penjualan perdana. Dengan harga roti antara Rp 5.500 s/d Rp 12.500.
    Saat ini terdapat dua gerai cabang Barley & Bread. Yakni yang berlokasi di kawasan Bendungan Hilir, Jakarta Pusat, dan Cilandak, Jakarta Selatan.
     Untuk melengkapi rangkaian produknya, Barley & Bread juga menyediakan kue kering dan melayani pesanan cake ulang tahun maupun untuk acara-acara pertemuan lainnya. Juga pesanan cake untuk moment tertentu, misalnya Hari Raya Lebaran, serta Natal dan Tahun Baru.

Bagi hasil
Pemilik cabang tak perlu repot memproduksi roti, kukis maupun cake untuk dijual di gerainya. Semua produk roti dibuat di dapur produksi Barley & Bread di kawasan Tanjung Duren.
    Dan pemilik cabang akan mendapatkan keuntungan berdasarkan pola bagi hasil. Misalnya, untuk pembelian produk senilai Rp1,5 juta, pemilik cabang mendapatkan keuntungan sebesar 20% dari penjualannya. “Maka, makin besar nilai nominal pembelian oleh pemilik cabang, makin besar presentase keuntungan yang mereka peroleh.”

Solusi
Menurut Widi, peluang sukses dalam bisnis bakery di Jakarta masih terbuka lebar. Karena masyarakat Jakarta secara umum sudah terbiasa mengonsumsi roti dalam berbagai kesempatan, termasuk untuk sarapan, untuk camilan dalam acara-acara pertemuan, dan bahkan saat bersantai. Sementara itu, masih banyak lokasi-lokasi yang belum terlayani oleh bakery modern.
    Dengan tingkat permintaan yang tinggi, dan keunikan produknya, Widianarich menjamin cabang barunya akan sukses mencapai target volume penjualan. Bila gagal mencapai target, berarti ada masalah dalam operasional cabang. “Dan bila itu terjadi, kami akan memberikan solusinya,” tukas Widi.
    Berdasarkan pengalamannya, Widi mengungkapkan, pemilik outlet cabang akan mencapai titik impas (break event point) dalam tempo tiga tahun. “Bahkan BEP bisa di bawah tiga tahun jika lokasinya strategis,” tandas pria yang suka membaca ini. P&B (AY/YIN)   FOTO-FOTO: RICHARD