fbpx

Rahasia Menyimpan Daging Kurban Agar Awet

Tanggal 10 Zulhijah 1442 Hijriah adalah momen umat Muslim seluruh dunia merayakan Idul Adha atau dikenal dengan hari Raya Kurban. Dalam perayaan Idul Adha, umumnya umat Muslim akan mengadakan penyembelihan hewan ternak untuk dikurbankan. Beberapa hewan tersebut diantaranya kambing, sapi, kerbau atau domba. Dimana setelah disembelih daging tersebut akan dibagikan kepada masyarakat. Namun bagi sebagian orang ada yang tidak langsung mengolah daging tersebut dihari waktu pembagian sehingga harus dilakukan proses penyimpanan, untuk digunakan keesokan harinya.
Bagi Anda yang juga mengalami hal tersebut, berikut beberapa trik menyimpan daging awet dan tidak mudah busuk yang bisa Anda terapkan :

A.Jangan Mencuci Daging Kurban
Agar penyimpanan daging mentah bisa bertahan lama yakni jangan mencuci daging itu sebelum disimpan. Mencuci daging sapi maupun kambing ketika akan disimpan hanya akan menambahkan kandungan air pada daging tersebut.
Nah, menyimpan daging yang berair ini akan membuat daging lebih mudah mengalami freezer burn. Freezer burn adalah kondisi yang terjadi ketika makanan telah rusak oleh dehidrasi dan oksidasi, karena udara mencapai makanan.
Namun, Anda tetap harus membersihkan terlebih dahulu daging mentah yang akan Anda simpan dari kotoran-kotoran yang menempel pada daging. Sebelum menyimpan daging, bersihkan daging terlebih dahulu dari kotoran. Caranya, gunakan lap kering atau tisu dapur dan tekan ke seluruh bagian daging sehingga daging tidak perlu dicuci di ari bersih ketika ingin disimpan, khususnya dalam waktu lama. Jika daging sudah bersih, kemas daging menggunakan plastik wrap hingga benar-benar tertutup dan tidak ada bagian yang terbuka. Setelah itu, daging bisa disimpan di kulkas atau freezer.


B.Sebaiknya Potong Daging Sebelum di Simpan
Keluarkan daging kurban dari wadah dan bagi menjadi beberapa bagian sebelum dimasukkan ke dalam freezer. Memotong daging menjadi lebih kecil akan membantu Anda lebih mudah mencairkannya saat dikeluarkan dari freezer. Selain itu, potongan-potongan kecil daging mentah ini juga akan meminimalkan kontak daging lain yang belum akan diolah dengan tangan yang mungkin saja telah terkontaminasi bakteri bibit penyakit.
C.Sebaiknya Tidak Simpan dalam Suhu Ruangan
Daging mentah, baik itu daging sapi, kambing, atau ayam akan lebih baik jika tidak disimpan terlalu lama di suhu ruangan. Terlebih lagi, daging hanya ditaruh di sembarang tempat. Penting untuk segera memasukkan daging ke dalam kulkas, setidaknya 1 jam setelah diperoleh. Selain jangan disimpan di suhu ruangan, sebaiknya juga minimalisir untuk mencairkan daging mentah di suhu ruangan setelah diambil dari pembekuan dalam freezer. Daging yang sudah bersentuhan dengan udara luar akan mulai bereaksi terhadap bakteri. Sebagai solusi, pindahkan daging ke chiller terlebih dahulu agar daging mencair tanpa kehilangan suhu dinginnya.


D.Trik Menyimpan dalam Lemari Pendingin
•Sebaiknya taruh dalam wdah tertutup atau bungkus rapat daging kambing terlebih dahulu dengan plastik wrap sebelum disimpan.
•Perhatikan suhu lemari dingin atau freezer dengan suhu – 17,8 derajat Celsius, agar mempertahankan nutrisi dan menjaga daging kurban tetap segar sehingga lebih tahan lama.
•Lakukan pembungkusan double (dua lapis bungkus plastik atau satu lapis bungkus plastik dan kantong pembeku) akan memperpanjang masa simpan daging kurban. Setelah itu, simpan bungkusan daging di bagian terdingin freezer, yakni bagian belakang yang jauh dari pintu. Dengan cara penyimpanan ini, daging kurban bisa lebih awet dan bertahan selama dua hingga tiga bulan.
•Saat akan dimasak, terlebih dahulu lelehkan daging kurban dengan menyimpannya di lemari semalaman.