Jurus Jitu Bertahan Bisnis Bakery 2014

     Tahun 2013 segera berganti. 2014 sudah terlihat di depan mata. Sebagai pengusaha di bidang kuliner khususnya bakery, para profesional hingga home baker,

bahkan food anthusiast memiliki ekspektasi terhadap beragam produk bakery dan pastry yang diperkirakan akan naik daun di tahun 2014 nanti.

     Suatu trend itu harus diciptakan, Anda yang memiliki kendali terhadap pengembangan suatu trend produk. Lihat saja Dominique Ansel dengan Cronut™-nya yang mampu menyihir seluruh penggemar pastry tertuju kepada produk donat blasteran adonan pastry. Anda juga harus memperhatikan pentingnya marketing untuk memasarkan suatu produk juga menjadi sangat signifikan. Dibantu pula dengan adanya berbagai media sosial, makin mempermudah untuk memperkenalkan suatu produk baru. Pastry&Bakery melihat beberapa hal yang patut
diperhatikan oleh pelaku bisnis bakery untuk bisa lebih bersaing di tahun 2014 mendatang. Selain menjaga kebersihan dan kualitas rasa, ada beberapa poin yang harus diperhatikan agar bisnis yang Anda kelola tetap berkibar di tahun-tahun mendatang. Mungkin bukan sesuatu hal yang baru, namun bisa Anda terapkan dalam menjalankan bisnis kuliner.

Produk Siap Saji Sepanjang Hari


     Bisnis kuliner terutama menyangkut bisnis bakery terutama di kota besar, harus cepat tanggap dengan kebutuhan pelanggan. Bagi konsumen di kota besar, produk bakery harus siap kapan saja sepanjang hari.

     Roti saat ini bukan lagi produk yang cocok dinikmati pada waktu-waktu tertentu saja, seperti misalnya disajikan sebagai sarapan di pagi hari. Namun bisa sebagai makan siang, makan malam atau kudapan sehari-hari. Sebagai penyajian, Anda juga harus menawarkan sesuatu yang berbeda. Walaupun harus Tahun 2013 segera berganti. 2014 sudah terlihat di depan mata. Sebagai pengusaha di bidang kuliner khususnya bakery, para profesional hingga home baker, bahkan food anthusiast memiliki ekspektasi terhadap beragam produk bakery dan pastry yang diperkirakan akan naik daun di tahun 2014 nanti. Jurus Jitu Bertahan Bisnis Bakery 2014 siap saji, namun Anda tetap bisa menawarkan kepada pelanggan, apakah rotinya perlu dipanaskan terlebih dahulu. Tawaran sederhana berupa pelayanan lebih juga akan bisa menarik pelanggan untuk memilih membeli produk bakery Anda. Jika Anda memiliki pelanggan tetap, sapalah mereka secara personal, kenali produk favorit mereka, jika memungkinkan Anda bisa menawarkan produk lain agar para pelanggan juga mengenal produk-produk Anda yang lain.

     Menyadari hal tersebut, konsumen mulai sadar menjaga kesehatan termasuk asupan makanan yang dikonsumsi. Pilihan kudapan juga diseleksi, tak sekadar karbohidrat dan gula, namun mulai banyak kudapan mengandung serat dan buah-buahan. Begitu pula dengan produk-produk bakery dan pastry di belahan Eropa. Porsinya dibuat mengecil, tanpa mengurangi kualitas rasa, sehingga bagi penggemar pastry bisa tenang menikmati kudapan favorit tanpa harus ketakutan akan kalori berlebihan.

Konsumen Makin Sadar Kesehatan


     Trend sadar kesehatan juga salah satu yang harus diperhatikan dalam bisnis bakery. Pelanggan makin melek informasi, termasuk informasi masalah kesehatan. Bahan baku pembuatan produk makanan/kudapan semakin diperhatikan. Untuk memberikan informasi kepada pelanggan mengenai bahan baku yang dipergunakan, bisa melalui petugas yang melayani pembeli atau Anda sengaja menuliskan ingredient yang dipergunakan pada masing-masing produk bakery/ pastry. Tak ada salahnya Anda mendidik para pelanggan mengenai produk yang dipergunakan dalam olahan bakery Anda. Selain memberikan kepuasan berupa rasa yang enak, Anda bisa memberikan rasa tenang kepada pelanggan setelah mengetahui bahan baku yang dipergunakan.

Ukuran Mini


     Selain tuntutan gaya hidup sehat, masyarakat perkotaan semakin mengerti bahwa konsumsi makan berlebihan mengakibatkan obesitas atau kegemukan. Saat ini menurut beberapa penelitian, 5 hingga 25% anak-anak Indonesia mengalami obesitas (kegemukan). Hal ini terjadi karena berubahnya gaya hidup dan pola makan. Kurangnya asupan serat, sayuran dan minimnya kegiatan olahraga membuat kecenderungan timbulnya obesitas.

Eksplorasi Rasa
     Belakangan, konsumen sangat peduli dengan rasa dan variasinya. Para pebisnis dituntut untuk memberikan tawaran rasa yang berbeda dengan sajian yang sudah ada. Eksplorasi rasa, salah satunya untuk filling, akan didominasi dengan ragam buah-buahan. Saat ini saatnya membangkitkan beragam buah-buahan Indonesia untuk filling produk bakery. Indonesia memiliki beragam buahbuahan yang bisa dipergunakan sebagai filling bahkansalah satu elemen utama dari produk bakery atau pastry. Pisang, nanas, alpukat, durian, mangga, nangka, dan masih banyak lagi bisa disandingkan dengan kulit pastry yang renyah atau roti manis nan legit. Tak hanya buah-buahan saja yang bisa dikembangkan menjadi pelengkap dari aneka pastry, cake, dan roti. Rempah-rempah Indonesia bisa dijadikan bumbu menarik untuk menciptakan rasarasa baru. Adanya trend Molecular Gastronomy yaitu memadukan teknik memasak dan science dalam memasak suatu hidangan dan dessert, makin menggali wawasan penggunaan ragam bumbu rempah dari Timur.

Kemasan Menarik


     Mengemas suatu produk bakery tidak sekadar membungkus dengan plastik agar tidak terkontaminasi udara luar dan menjaga kebersihan produk. Kemasan suatu produk bakery sangatlah penting untuk menarik perhatian pelanggan maupun calon pelanggan. Berikan kemasan yang tak hanya untuk alasan hygienis, namun juga gengsi bagi pelanggan Anda. Kemasan tak hanya indah dilihat, namun jangan melupakan fungsi dari kegunaan kemasan. Jika Anda
menjual cupcakes, Anda juga ingin cupcakes tersebut dikemas menarik karena toppingnya cantik dengan rasa enak, jangan lupa untuk membuat kemasan yang bisa menahan cupcakes tidak terguling atau bergesekkan dengan cupcakes lainnya. Selain mengemas cantik dan pintar, jangan lupa untuk selalu menerakan merek yang Anda miliki. Beri ciri khas dari produk Anda, agar berbeda dengan produk bakery lain yang bisa saja serupa. Selain mempergunakan cetakan yang khas, atau gaya mendekorasi, dengan mudah Anda bisa memberikan “cap” berupa nama usaha Anda di atas cake atau pastry.