fbpx

Homemade Chocolatier Tumbuh di Tahun 2011

       Cokelat bisa dibilang menjadi salah satu bahan baku yang paling diminati untuk diaplikasikan dalam produk pastry maupun bakery. Cokelat sendiri memiliki penggemar fanatik layaknya pecinta kopi maupun teh. Saking uniknya penelitian untuk bahan baku satu ini banyak dilakukan oleh ilmuwan untuk mengetahui manfaat dari zat yang kandung dalam cocoa.
       Jurnal-jurnal ilmiah mengungkapkan berbagai manfaat yang dimiliki cocoa butter sebagai bahan baku cokelat terutama pada dark chocolate, mulai dari pereda stress, antioksidan, hingga melindungi tubuh dari serangan stroke.

      Benty Diwansyah, Regional Pastry Chef PT. Nirwana Lestari mengungkapkan pendapatnya tentang tren industri homemade cokelat yang tumbuh di tahun 2011 tidak hanya di Jakarta tapi juga daerah-daerah lain di Indonesia. Terlepas dari manfaat kesehatan yang bisa didapat dari cokelat ternyata bisnis cokelat juga menggiurkan. Selain cokelat disukai banyak orang karena citarasanya yang unik, cokelat menjadi salah satu bahan baku yang paling sering diaplikasikan pada produk pastry atau bakery. Selain itu juga bisa diolah dan dipadu dengan bahan-bahan lain untuk menghadirkan cita rasa baru.
  
     Selain itu tak sedikit juga bakery yang mengedepankan cokelat sebagai produk utama mereka. “Saat ini orang banyak berkreasi membuat cokelat yang dipadu dengan bahan asli Indonesia, sebut saja dodol atau rempah-rempah yang dibuat cokelat bar dan mendapat respon yang cukup baik,” jelasnya kepada Pastry&Bakery.

    Menurut Benty, produk-produk cokelat bar homemade industri rumahan akan terus tumbuh. Karena selain mudah dibuat cokelat juga memberikan kesan mewah. Cokelat mampu membangkitkan kreativitas. Konsumen cokelat di Indonesia saat ini juga sudah mulai belajar membedakan produk cokelat yang baik. Saat ini cokelat premium banyak digunakan oleh bakery-bakery yang diaplikasikan dalam produk pastry & bakery hingga kreasi cokelat dengan beragam paduan seperti kacang atau rempah-rempah. P&B/@ Novi Amaliyah