fbpx

Reni Nurfarida Panduan Seni Dan Teknik Pastry

      Berbekal pengetahuan dan pengalamannya bergelut di dunia pastry Reni Nurfarida, Pastry Chef The Park Lane Hotel Jakarta memadukan bahan berkualitas, proses pembuatannya yang benar, ditambah sentuhan seni untuk menghasilkan produk pastry yang tidak saja lezat tapi juga memiliki tampilan yang menarik.
Berkarir di dunia pastry dan menjadi seorang pastry chef sebuah hotel berbintang tampaknya tak pernah ada dalam benak wanita yang pernah bercita-cita menjadi dokter ini. Dulu dalam benaknya berkutat di dapur membuat kue tak ada menariknya sama sekali meski sang ibu sering membuat kue. Ketika itu karena tak diterima kuliah di fakultas kedokteran Reni pun mendaftarkan diri di Balai Pendidikan dan Latihan Pariwisata (BPLP) sekarang Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Bandung dengan dukungan orang tua, sekedar mencoba-coba. Awal-awal kuliah dia merasakan banyak ujian karena harus berdiri selama berjam-jam untuk praktek di dapur, bahkan pernah membuatnya pingsan.

        Seiring berjalannya waktu Reni pun mulai terbiasa bahkan jatuh cinta dengan pekerjaan yang sudah digelutinya selama kurang lebih 16 tahun ini. “Kalau tak menyukai dan mencintai pekerjaan maka tak akan ada kreativitas yang bisa dihasilkan,” tambahnya. Baginya dunia pastry menjadi sangat menarik bagaimana tidak untuk menghadirkan sebuah kue cantik dengan citarasa yang lezat ini dimulai dari bahanbahan tak berbentuk diproses dengan metode dan teknik tertentu untuk menghasilkan produk pastry dengan rasa yang lezat. “Tak hanya tampilan yang cantik dan menarik rasa juga menentukan agar siapapun yang menikmati untuk kembali mencoba kue buatan kita,” ungkap Reni. Dunia pastry juga memberikan Reni ruang yang luas untuk berkreasi dengan berbagai macam bahan untuk menghasilkan produk pastry yang tidak saja enak tapi juga dengan tampil menarik dengan sentuhan seni.

Jeli Melihat Proses
     Menurut Reni, bahan berkualitas yang digunakan, proses dan metode saat membuat produk pastry maupun bakery juga akan menentukan rasa yang dihasilkan. “Selama menggunakan bahan yang berkualitas proses pembuatan yang benar tak akan ada banyak perbedaan rasa, kalaupun ada perbedaan biasanya karena selera orang Asia dan Barat,” tambah wanita yang pernah belajar di Ecole Francaise Gastronomique De Formation et de Perfectionnement Prancis. Di sana orang lebih menyukai penggunaan butter yang banyak, sedangkan di Asia lebih menyukai suka pastry yang lebih light, “Untuk menciptakan produk, juga harus melihat target market yang menjadi pelanggan,” jelas Reni.

       Banyak teknik-teknik yang dipelajarinya yang terkadang luput dari perhatian saat membuat produk pastry, misalnya dalam pembuatan croissant terkadang orang tidak memperhatikan hal-hal kecil, seperti saat melakukan lipatan, melaminating yang benar agar lemak tidak pecah saat dilakukan penggulungan serta tidak terlalu banyak menaburkan tepung, beberapa metode harus dijaga benar agar menghasilkan tekstur berlapis sebagai ciri khas dari croissant. Contoh lain adalah kue klasik Prancis Mille Feuille, kue satu ini terdiri dari lapisan puff pastry. Karena itu puff pastry mille feuille harus crispy, saat melakukan lipatan harus sesuai tidak boleh lebih atau kurang karena akan berpengaruh pada hasil akhir.

Kreasi dan Modifikasi
     Sebagai Pastry Chef Reni yang tergabung dalam pre-opening team di The Park Lane Hotel Jakarta Reni bertanggung jawab mengembangkan produk pastry yang akan di tampilkan di The Bakery. Selain menghadirkan beberapa kue klasik Prancis seperti Mille Feuille dengan pilihan rasa original, dia juga memodifikasi dengan mengaplikasikan buah segar serta puree sebagai filling. Eclair dengan ukuran besar hadir di showcase The Bakery. Di sini juga Anda bisa menemukan kue klasik Prancis lainnya yang jarang ditemukan di tempat lain yaitu Financier, hadir cantik dengan aplikasi buah segar. Cheese Cake, Tiramisu, Mille Feuille menjadi cake yang paling digemari di sini. Sedangkan untuk bakery croissant dan Danish menjadi favorit.

       Untuk membedakan produk pastry dengan yang lain Reni lebih suka membuktikan dengan cita rasa yang dihasilkan dari produknya. Salah satunya dengan memodifikasi resep dan mengaplikasikan bahan-bahan lain. Karena menurutnya rasa akan ‘berbicara’ langsung pada setiap penikmat kue buatannya. Menurutnya, aplikasi dengan bahan lain pun tidak hanya asal mencampur tapi juga harus melihat karakteristik masing-masing bahan untuk menghasilkan rasa yang seimbang. Kali ini pembaca Pastry&Bakery bisa mencoba resep Biscotti renyah yang kaya kacang pistachio, mede dan kismis. Kalau biasanya Mille Feuille terbuat dari puff pastry renyah, kali ini Reni menggunakan dark cokelat sebagai pengganti lapisan pastry, ditambah chocolate mousse yang dipadu dengan raspberry membuat Mille Feuille ala Chef Reni menjadi berbeda.