fbpx

Tips dan Trik Mengolah Donat

Donat yang sempurna berawal dari pemilihan bahan-bahan terbaik, dan pengolahan yang tepat. Mulai dari pencampuran bahan, hingga waktu proofing sangat mempengaruhi hasil akhir dari produk donat. Begitu pula saat memasuki proses pengorengan, ada langkah-langkah jitu untuk

memperoleh produk donat yang diinginkan, hingga pada langkah dekorasi. Dekorasi pada donat juga turut mempercantik tampilan akhir dan mengundang selera untuk menikmatinya. 

Tips Adonan Donat :

1. Membuat donat selalu mempergunakan tepung terigu protein tinggi agar memperoleh volume dan tekstur yang baik.
2. Biasakan mengayak tepung sebelum dipergunakan, agar menghasilkan adonan yang cepat kalis dan tidak berbutir.
3. Seperti halnya membuat roti, adonan donat harus kalis, untuk menghasilkan tekstur donat yang lembut.
4. Proses proofing adalah salah satu langkah penting. Perhatikan waktu dan suhu selama pengembangan adonan.
5. Pada saat mencetak adonan donat, taburkan sedikit tepung di atas permukaan meja untuk mencegah adonan lengket. Sisihkan adonan donat yang telah dicetak.
6. Setelah dicetak, diamkan kembali adonan selama kurang lebih 10 menit.
7. Sebaiknya jika akan digoreng dengan mempergunakan minyak goreng padat, baluri tipis seluruh permukaan adonan donat yang sudah dicetak dengan tepung terigu.

Tips Menggoreng Donat:

1. Untuk menggoreng donat, harus mempergunakan minyak yang banyak. Pastikan donat yang digoreng terendam oleh cairan minyak.
2. Suhu yang tepat untuk menggoreng donat adalah berkisar 1850C hingga 1900C. Goreng donat selama ± 2 menit.
3. Jangan goreng donat dengan suhu terlalu tinggi, karena bisa membuat kulit luar donat menjadi gosong, sedangkan bagian dalamnya masih mentah.
4. Menggoreng donat sebaiknya mempergunakan minyak padat, karena minyak padat lebih tahan panas, dan hasil akhir gorengan donat tidak menyerap minyak.
5. Jika menggoreng donat mempergunakan minyak cair, maka selalu menggoreng dengan minyak yang masih baru, agar aromanya lebih wangi.
6. Tambahkan kurang lebih dua sendok makan shortening ke dalam minyak goreng untuk menggoreng donat agar donat tidak terlalu menyerap minyak.
7. Goreng bagian atas adonan terlebih dahulu, karena bagian atas lebih kering agar donat mengembang sempurna.
8. Jangan sering membolak-balik donat saat digoreng, cukup sekali balik saat menggorengnya.
9. Pada saat menggoreng, bisa dibantu dengan ujung sumpit kayu untuk memperoleh lingkaran sempurna pada lobang
donat.

Tips Menghias Donat:

1. Pastikan donat sudah dalam keadaan dingin pada saat menghias donat.
2. Celupkan bagian atas donat ke dalam cokelat cair. Letakkan di atas rak, tunggu hingga cokelat cair menjadi set.
3. Selain dengan cara dicelupkan ke dalam cokelat cair, Anda juga bisa mengguyur cokelat cair ke atas donat. Letakkan donat diatas rak yang sudah dialasi loyang, agar sisa cokelat menetes ke atas loyang. Diamkan hingga cokelat set.
4. Donat yang sudah disiram dengan cokelat bisa dihiasi dengan taburan sprinkles, kacang-kacangan, atau meises.
5. Selain mempergunakan cokelat cair, Anda bisa menyajikan donat dengan taburan dusting sugar. Berbeda dengan dengan gula bubuk, gula dusting lebih tahan lama dan tidak mencair, rasanya pun berbeda karena terasa dingin begitu menyentuh lidah.
6. Untuk toping keju, olesi tipis-tipis permukaan donat dengan buttercream, taburi dengan keju cheddar yang diparut.
7. Selain bentuk donat klasik dengan lobang di tengahnya, Anda bisa membuat donat dengan bentuk bundar utuh. Selanjutnya, Anda bisa menyuntikkan filling ke dalam donat. Berbagai aneka filling bisa dipilih sesuai selera, mulai dari
berbagai selai hingga buttercream atau whip cream.