fbpx

Kreasi Elmer Premium Chocolate Dengan Tepung Lokal

      Elmer Chocolate Premium terus berinovasi dalam memperkenalkan produknya. Salah satunya bekerjasama dengan sebuah komunitas Bintaro Entrepreneur Community (BEC) yang menyelenggarakan demo hari Kamis (5/8) lalu bertempat di Emerald Club House Bintaro. 

Demo tersebut bertujuan untuk menambah motivasi dan rasa percaya diri setiap peserta dalam berwirausaha. Tidak hanya demo tapi juga ada bazaar yang diikuti oleh anggota BEC.

Umbu Andreas dan Muhammad Yusuf dari Elmer mendemokan tiga resep yaitu Almond Chocolate Cookies, Blondie Brownies dan Cafe de Cinno Rollcake. Ada yang berbeda demo kali ini. Elmer bukan menggunakan tepung terigu, namun bereksperimen dengan tepung garut, tepung ubi ungu, dan tepung cassava (singkong). Walaupun begitu, rasa kuenya tetap sangat enak

Inovasi baru Elmer tersebut merupakan rekomendasi dari Ambarwati Hernawan (42), Ketua BEC, yang peduli dengan petani lokal dalam memproduksi tepung garut, tepung ubi ungu, tepung cassava (singkong), tepung talas, tepung ganyong, tepung pisang, dan lain-lain. “Kami ingin memperkenalkan tepung lokal yang tidak kalah enak untuk dibuat kue sebagai alternatif pengganti terigu. Saya ingin memberdayakan petani sehingga mereka bisa maju,” ujar Ambarwati. Usaha Ambarwati untuk memperkenalkan tepung lokal tersebut mendapat dukungan penuh dari Pemkot Tangerang.

Elmer sendiri merasa tertantang untuk mencoba pengganti tepung terigu tersebut. “Tim Elmer sudah melakukan uji coba menggunakan tepung tersebut di dapur Elmer, hasilnya sangat enak. Tepung tersebut lebih bagus karena tanpa pengawet dan menggunakan bahan baku lokal,” jelas Umbu Andreas.

Menjelang hari raya Idul Fitri, Ambarwati ingin anggota BEC bertambah inspirasinya dengan berkreasi melalui cokelat yang bisa dipergunakan untuk menambah penghasilan. Dalam kesempatan tersebut, Elmer juga turut memperkenalkan produk-produk terbarunya, seperti Elmer Ghana X, Elmer Easy Filling, Elmer Dipping Liquid Dark dan Elmer Chocolate Button.

Jumlah peserta yang hadir lebih dari 80 orang, membuat ruangan ramai. Dengan bersemangat mereka bertanya tentang produk Elmer, serta penggunaannya. Seperti Mardiyah yang bertanya cokelat apa yang dipergunakan agar saat cake cokelat dipotong tidak patah. Banyak juga peserta demo siang itu yang berminat mencoba cokelat produksi PT. Federal Food Internusa tersebutm .“Saya tertarik mencoba cokelat Elmer, rasanya berbeda dengan merek lain, cocok untuk kue,” ujar Endang yang juga memiliki usaha catering. Tidak hanya ibu-ibu yang hadir, beberapa remaja putri juga terlihat. Namun ada beberapa peserta yang menginginkan jika demo diajak praktek langsung. “Metode praktek langsung lebih mudah diserap dibandingkan jika hanya melihat demonya saja,” tutur Yuli kepada Pastry&Bakery. Melalui demo semacam ini, diharapkan bisa muncul wirausaha-wirausaha baru, yang menciptakan lapangan kerja bagi lingkungan sekitarnya. P&B/Anita Kartikasari