fbpx

Para Peracik Kopi Profesional Bertarung Di Ajang IBC 2011

JAKARTA – Kompetisi para peracik kopi atau “Indonesian Barista Competition” (IBC) telah digelar di Jakarta

oleh Asosiasi Kopi Spesial Indonesia (AKSI) di FX Lifestyle X’nter, Sabtu 19 Maret 2011. “Indonesian Barista Competiton di Jakarta ini sebenarnya sudah dimulai dari tanggal 16 Maret lalu. Total pesertanya ada 50 orang, tapi yang lolos babak eliminasi Jakarta untuk hari ini hanya enam orang,” kata Direktur Eksekutif Asosiasi Kopi Spesial Indonesia, Ina A. Murwani. 
     Kompetisi yang sudah tiga kali diselenggarakan ini, selain diadakan di kota Jakarta, juga diadakan di empa kota besar lainnya yaitu Yogyakarta, Surabaya, Bali dan Bandung. Pada tahap penyisihan di tiap kota akan diseleksi masing-masing enam orang barista yang akan mewakili wilayahnya. Tiga puluh finalis dari seluruh Indonesia tersebut akan berkompetisi kembali di Grand Final Indonesia Barista Competiton 2011 yang akan diadakan di Jakarta International Expo pada tanggal 6-9 April 2011. Ina mengatakan, dalam perlombaan tersebut masing-masing peserta mendapatkan waktu 15 menit untuk membuat tiga jenis minuman dengan bahan dasar kopi yaitu espresso, cappuccino dan signature drink yan harus disajikan dan dicicipi oleh para juri yang terdiri dari orang-orang yang bergerak dibidang kopi. Tidak hanya citarasa dan kreatifitas peserta yang menjadi penilaian, tehnik serta kebersihan juga menjadi nilai penting bagi para barista.
 
     Menjadi seorang barista memang memerlukan keahlian untuk menggabungkan seni dan ilmu. Seorang barista selain harus mengerti peralatan yang selalu digunakannya seperti grinder dan mesin espresso, jug harus mengerti tentang biji kopi yang digunakan, rasa espresso dan tehnik pembuatannya. Sehingga barista dapat menghasilkan citarasa kopi yang nikmat. Hal ini diungkapkan oleh Agustinus Keritassi, pemenang IBC 2009, “Barista itu harus memiliki pengetahuan yang luas tentang kopi, seperti jenis kopi, karakter kopi dan mesin-mesin kopi yang akan mereka gunakan. Mereka juga harus memiliki passion serta kreatifitas untuk menciptakan citarasa kopi yang berbeda dari minuman kopi yang sudah ada,” jelasnya.
 
     Enam orang wakil Jakarta yang berhasil maju ke babak Grand Final IBC 2011 yaitu Jamilah dari Café La Tazza, Mimi Alawiyah dari Anomali, Kiki Fitria dari Café La Tazza, Sabda Adamsyah dari Loewy, Christoph Daryanto dari PT. Gastronomica dan Novi Lianti dari Starbucks Coffee. Para pemenang Grand Final akan mendapatkan hadiah dan uang. Selain itu juara IBC 2011 akan mendapatkan kesempatan untuk mengikuti ajang kompetisi Asian Barista Championship 2012 dengan biaya dan akomodasi yang ditanggung oleh pihak penyelenggara. Mereka juga berkesempatan untuk melihat pabrik mesin espresso di Italia. P&B/Mega Murti, foto-foto: Richard R. Mandal.